Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil menembus 10 besar sesi practice Moto3 Grand Prix Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5). Dengan catatan waktu 1 menit 56.305 detik, rider Honda Team Asia itu finis di posisi 9 dan memastikan tiket langsung ke sesi kualifikasi 2 (Q2), membuka peluang berebut pole position untuk balapan akhir pekan ini.
Pencapaian ini menjadi langkah penting bagi Veda Ega dalam kalender kompetitif MotoGP musim ini. Lolos langsung ke Q2 memberinya kesempatan maksimal untuk meraih grid start terdepan tanpa harus melewati tekanan tambahan di sesi Q1.
Lompatan Performa dari FP1 ke Practice
Veda Ega menunjukkan progres signifikan dalam menyesuaikan mesin dan strategi balapan di trek ikonik Mugello. Pada sesi Free Practice 1 sebelumnya, ia tercatat di posisi 20 dengan waktu 2 menit 12.954 detik—catatan yang jauh dari kompetitif.
Namun di sesi practice yang menjadi penentu grid kualifikasi, Veda Ega mampu memangkas lebih dari 16 detik dari waktu sebelumnya. Catatan 1 menit 56.305 detik tidak hanya menempatkannya di zona aman Q2, tetapi juga menunjukkan penyesuaian teknis dan strategi riding yang berhasil dilakukan tim Honda Team Asia.
Lompatan dramatis ini lazim terjadi di Moto3, kelas pembalap muda yang sangat kompetitif dengan margin sangat tipis antar rider. Adaptasi cepat terhadap kondisi trek, setup motor, dan strategi ban menjadi kunci performa maksimal.
Persaingan Ketat di Gerbang Q2
Sesi practice Moto3 Italia 2026 dikuasai oleh Scott Ogden, pembalap tim KTM yang mencatat waktu tercepat 1 menit 55.812 detik. Selisih sekitar 0,5 detik memisahkan Ogden dengan Veda Ega—jarak yang dalam standar Moto3 masih sangat terjangkau untuk dipangkas di kualifikasi.
Hanya 14 rider tercepat di sesi practice yang lolos langsung ke Q2. Veda Ega berada tepat di tengah kelompok elit ini, menunjukkan kompetitivitas yang solid meski bukan di jajaran terdepan.
Sementara itu, Hakim Danish—pembalap Malaysia yang juga berkompetisi di kelas Moto3—gagal menembus zona aman. Ia terpental ke posisi 21 dan harus berjuang melalui Q1 terlebih dahulu pada Sabtu (30/5) untuk berebut sisa slot Q2. Kegagalan ini menambah tekanan kompetitif bagi Danish yang harus tampil ekstra agresif di sesi kualifikasi awal.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.