Minggu, 31 Mei 2026 WIB
BREAKING
📢 RUANG IKLAN
Brand Anda Layak Tampil Disini
Posisi strategis di portal berita Bangka Belitung. Audience tepat sasaran.
📞 Hubungi Marketing →
BERITA

Carlo Ancelotti: Brasil Tak Punya Pele atau Ronaldo Lagi

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti saat konferensi pers jelang Piala Dunia
Foto: Ricardo Stuckert / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti mengakui bahwa skuad Selecao saat ini tidak memiliki pemain bintang setara legenda seperti Pele, Romario, atau Ronaldo. Mantan pelatih Real Madrid itu menekankan bahwa Brasil harus mengandalkan kerja sama tim, bukan kehebatan individu, untuk meraih kejayaan di Piala Dunia 2026.

Pernyataan blak-blakan ini disampaikan Ancelotti dalam konferensi pers menjelang laga persahabatan melawan Panama di Stadion Maracana. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa pembagian tanggung jawab kolektif menjadi kunci kesuksesan Brasil.

“Kadang-kadang, kita sering membicarakan bahwa Brasil tidak memiliki bintang. Mungkin itu benar, kita tidak memiliki Pele, Romario, dan Ronaldo, tetapi kita bisa memiliki tanggung jawab bersama,” ujar Ancelotti kepada wartawan.

💡 SPACE TERSEDIA
Ekspos Brand Anda ke Audience JournalArta
Spot iklan strategis, dilihat oleh ribuan pengunjung tiap hari.
📧 Hubungi Kami →

Strategi Kerja Sama Tim sebagai Solusi

Ancelotti menjelaskan bahwa pendekatan kolektif menjadi strategi utama menghadapi tekanan besar di Piala Dunia. Brasil, yang terakhir kali menjuarai turnamen akbar tersebut pada 2002, tersingkir di perempat final dalam dua edisi terakhir.

“Pemain yang lebih berpengalaman harus memiliki tanggung jawab lebih besar, sedangkan pemain muda harus merasakan tekanan yang lebih ringan. Kita harus membagi tekanan agar sedikit berkurang,” kata Ancelotti.

Pelatih berusia 65 tahun itu juga menekankan fokus pada aspek pertahanan tanpa menghilangkan kreativitas para pemain penyerang. “Kami telah banyak bekerja pada pertahanan. Saya tidak ingin menghilangkan kreativitas para pemain penyerang. Mereka memiliki banyak kualitas,” tambahnya.

Kondisi Cedera Neymar Jadi Sorotan

Meskipun menekankan kerja sama tim, kondisi kebugaran Neymar tetap menjadi topik utama di kamp Brasil. Penyerang berusia 33 tahun itu sedang berjuang melawan cedera betis tingkat dua dan belum bisa mengikuti sesi latihan penuh dengan bola.

Cedera ini memicu spekulasi mengenai kesiapan Neymar untuk laga pembuka Piala Dunia di New Jersey pada 13 Juni. Namun Ancelotti tetap memasukkan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil tersebut ke dalam skuad beranggotakan 26 pemain.

“Saya berbicara tentang semua pemain harus dalam kondisi fisik 100% pada bulan Maret, tetapi saya bisa memanggil pemain yang saat itu belum 100%, tetapi bisa menjadi 100% saat Piala Dunia. Kami kehilangan Militao, Rodrygo, dan Estevao, tetapi Neymar akan 100%,” jelas Ancelotti.

Pengalaman Neymar Jadi Pertimbangan Utama

Ancelotti mengandalkan pengalaman kaya Neymar yang telah mencatatkan 128 penampilan untuk Brasil dan mencetak 79 gol. Rekam jejak sang bintang mencakup 13 penampilan di Piala Dunia edisi 2014, 2018, dan 2022, dengan total delapan gol.

Ketika ditanya apakah menyesal memasukkan Neymar mengingat risiko cedera, Ancelotti mengutip pepatah Italia klasik. “Kalian tahu apa yang mereka katakan di Italia? Bahwa jika nenekku punya roda, dia akan menjadi mobil. Saat aku tiba di museum [untuk mengumumkan skuad], Neymar ada di antara 26 pemain itu,” candanya.

Tantangan Brasil di Grup C

Brasil akan menghadapi Maroko, Skotlandia, dan Haiti di Grup C Piala Dunia 2026. Meskipun diunggulkan, Selecao menghadapi tekanan besar untuk mengembalikan kejayaan setelah dua kali gagal di perempat final.

Pendekatan Ancelotti yang menekankan kolektif tim dibanding kehebatan individu menandai pergeseran filosofi dari era sebelumnya. Strategi ini diharapkan mampu membawa Brasil meraih trofi Piala Dunia keenam mereka.

Dengan kombinasi pengalaman seperti Neymar dan pemain muda berbakat, Brasil di bawah asuhan Ancelotti bersiap menghadapi turnamen terbesar sepak bola dunia dengan pendekatan baru yang lebih mengandalkan kekuatan kolektif ketimbang aksi individual.

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram
📲 CHANNEL TELEGRAM
Follow @journalartanews di Telegram
Dapatkan notifikasi berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda.
💬 Join Channel →

📝 Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditinjau sebelum tampil.