Kepala Sub Bidang Kompetensi Pimpinan Daerah dan Prajabatan BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Izzati Mulia Fardani, menjelaskan bahwa kurikulum Latsar tahun 2026 telah disusun untuk menjawab kebutuhan birokrasi modern yang semakin mengedepankan kompetensi digital dan inovasi pelayanan.
“Pelatihan Dasar tahun 2026 dirancang secara khusus untuk melahirkan ASN yang profesional, melek digital, adaptif, serta memiliki core values BerAKHLAK sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik,” jelasnya.
Menurut Izzati, pelaksanaan Latsar tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga penguatan karakter ASN agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
“Kami berharap para peserta mampu mengimplementasikan seluruh kompetensi yang diperoleh selama pelatihan ke dalam tugas dan fungsi di instansi masing-masing, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan menuju Kalsel Maju,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2026 mencapai 280 orang yang terbagi ke dalam tujuh angkatan, terdiri dari CPNS lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.
Melalui pelaksanaan Latsar ini, BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi ASN yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.(Sumber: MC Kalsel)
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.