Jumat, 17 Juli 2026 WIB
BREAKING
KESEHATAN

Sumber Gas Penyebab 5 Orang Tewas di Tenda Camping Posong

Tenda camping di kawasan wisata Posong Temanggung tempat tragedi keracunan gas
Tenda camping di kawasan wisata Posong Temanggung tempat tragedi keracunan gas. (Ilustrasi: AI)

Gejala awal keracunan CO menyerupai flu biasa: pusing, mual, kelelahan. Pada konsentrasi tinggi, korban akan kehilangan kesadaran dalam hitungan menit tanpa sempat menyadari bahaya. Dalam kasus keluarga di Posong, mereka kemungkinan tertidur dan tidak pernah bangun lagi. Anak-anak lebih rentan karena laju pernapasan mereka lebih cepat, menyerap lebih banyak gas beracun.

Dr. Hendra Susanto, spesialis kesehatan lingkungan dari Universitas Diponegoro, menjelaskan bahwa Indonesia mengalami peningkatan kasus keracunan CO terkait aktivitas camping sejak pandemi COVID-19 memicu booming wisata outdoor domestik. “Banyak pendatang baru di dunia camping yang tidak familiar dengan protokol keselamatan dasar,” ujarnya dalam wawancara terpisah. “Memasak di dalam tenda tertutup adalah kesalahan klasik yang fatal.”

Respons Pengelola dan Pihak Berwenang

Pengelola kawasan wisata Posong menyatakan duka mendalam atas tragedi ini. Mereka mengakui bahwa edukasi keselamatan bagi pengunjung selama ini masih terbatas pada papan pengumuman umum. Pasca-insiden, manajemen berencana menerapkan briefing keselamatan wajib bagi semua pengunjung yang akan berkemah, termasuk peringatan khusus tentang bahaya memasak di dalam tenda.

Dinas Pariwisata Kabupaten Temanggung tengah menyusun regulasi baru untuk seluruh kawasan camping di wilayahnya. Usulan meliputi penyediaan area masak terbuka terpisah dari tenda, pemasangan detektor CO di area berkemah, dan sertifikasi keselamatan bagi operator wisata outdoor. “Ini momentum untuk menstandarisasi keselamatan wisata adventure di seluruh Jawa Tengah,” kata juru bicara dinas tersebut.

Kepolisian Resor Temanggung menyelesaikan autopsi dan menyimpulkan kematian sebagai kecelakaan akibat keracunan gas. Tidak ada unsur kriminal yang ditemukan. Namun, pihak keluarga korban berencana mengajukan gugatan perdata terhadap pengelola kawasan atas dugaan kelalaian dalam menyediakan informasi keselamatan yang memadai.

Implikasi bagi Industri Wisata Outdoor Indonesia

Tragedi Posong menjadi peringatan keras bagi industri wisata outdoor Indonesia yang tengah berkembang pesat. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan pertumbuhan 300 persen dalam jumlah area camping komersial sejak 2020. Namun, standardisasi keselamatan tidak mengikuti kecepatan pertumbuhan tersebut.

Komunitas Pecinta Alam Indonesia (CPAI) mengusulkan kampanye literasi keselamatan camping secara nasional. “Kita perlu mengubah persepsi bahwa camping adalah aktivitas kasual tanpa risiko,” kata Budi Santoso, koordinator nasional CPAI. “Ada protokol keselamatan yang harus dipahami semua orang, termasuk larangan mutlak memasak di dalam tenda tertutup.”

Halaman:123Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda