Jumat, 17 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Tak Disangka, Baru 6 Bulan Jadi Peserta TASPEN, Ahli Waris Nurijah Terima Manfaat Rp832,8 Juta

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di jalan, menandai pentingnya perlindungan jaminan kerja bagi PPPK
Kasus Nurijah mengingatkan pentingnya perlindungan kerja melalui TASPEN bagi PPPK, bahkan untuk yang baru beberapa bulan disahkan (ilustrasi). (Ilustrasi: AI)

PEKANBARU — Cerita Nurijah mengingatkan betapa penting perlindungan kerja, bahkan untuk mereka yang baru beberapa bulan diangkat.

Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) itu meninggal setelah kecelakaan lalu lintas dalam perjalanan pulang kerja, namun ahli warisnya mendapat manfaat Rp832,87 juta dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) TASPEN—padahal Nurijah baru enam bulan menjadi peserta.

Nurijah, yang bekerja di Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Riau, mengalami kecelakaan pada 10 Juli 2026. Sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah mobil saat dalam perjalanan pulang dari kantor. Akibat insiden itu, dia harus menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya meninggal dunia.

Rincian Manfaat yang Diterima Ahli Waris

Meski singkat menjadi peserta, ahli waris Nurijah menerima paket manfaat yang cukup substansial. Rinciannya meliputi pembiayaan perawatan sebesar Rp649,56 juta, santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja Rp182,99 juta, dan pengembalian iuran plus manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp312,8 ribu. Total keseluruhannya mencapai Rp832,87 juta.

Angka itu menunjukkan bahwa sistem perlindungan sosial ASN melalui TASPEN bekerja menurut mekanisme risiko, bukan akumulasi masa kepesertaan. “Besaran manfaat JKK tidak hanya ditentukan oleh lama peserta mengikuti program,” jelas Henra, Corporate Secretary TASPEN, dalam siaran resminya Rabu (15/7).

Perlindungan Berlaku Sejak Hari Pertama

Penjelasan Henra penting bagi ribuan PPPK baru yang mungkin belum menyadari jaminan ini. “Manfaat JKK diberikan berdasarkan jenis dan dampak kecelakaan kerja yang dialami peserta serta hak manfaat sesuai ketentuan berlaku,” kata dia.

Cakupannya luas—tidak hanya kecelakaan di kantor, tetapi juga kecelakaan dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya. Artinya, perlindungan aktif sejak peserta resmi terdaftar, terlepas dari durasi pendaftaran.

Kasus Nurijah mencerminkan bagaimana program JKK dan Jaminan Kematian (JKM) TASPEN beroperasi di lapangan. Hingga Juni 2026, TASPEN Tanjungpinang (kantor regional tempat Nurijah tercatat) telah menyalurkan manfaat JKK dan JKM senilai lebih dari Rp9 miliar kepada 646 peserta dan ahli waris mereka.

Itu berarti setiap bulan rata-rata puluhan klaim diproses dan diserahkan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Relevansi bagi PPPK Kepulauan Riau dan Seluruh Indonesia

Bagi kalangan PPPK yang mayoritas masih baru dalam sistem kepegawaian, informasi ini penting. Manfaat yang diterima keluarga Nurijah bukanlah “keberuntungan” tetapi hak yang dijamin undang-undang.

Setiap PPPK yang terdaftar sebagai peserta JKK TASPEN otomatis mendapat perlindungan penuh sejak hari pertama, tidak perlu menunggu melampaui masa tertentu. Hal ini berbeda dari persepsi beberapa pekerja kontrak yang mungkin menganggap perlindungan asuransi hanya efektif setelah periode tunggu.

Di Provinsi Kepulauan Riau khususnya, di mana risiko kecelakaan kerja mencakup baik pegawai kantor maupun lapangan, adanya perlindungan komprehensif ini mengurangi beban finansial keluarga saat musibah tiba. Nurijah, meski hanya bertugas enam bulan, meninggalkan keluarga yang tidak perlu menghadapi krisis ekonomi mendadak berkat manfaat yang dilepaskan TASPEN dengan cepat.

Henra menekankan bahwa sistem ini dirancang sebagai “program perlindungan sosial bagi ASN” secara holistik. Jadi bagi PPPK baru yang baru saja diangkat, langkah pertama adalah memastikan diri sudah terdaftar sebagai peserta JKK TASPEN. Setelah itu, perlindungan berlaku penuh, kapan pun kecelakaan kerja—baik dalam pengertian sempit di tempat kerja maupun dalam hubungan perjalanan kerja—terjadi.

(AS)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda