JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Company Visit TASPEN di Kantor Pusat PT TASPEN (Persero), Jakarta, pada Senin (29/6), mempertemukan 120 mahasiswa Departemen Aktuaria Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan praktisi perusahaan pelat merah itu untuk membahas cara kerja aktuaria dalam pengelolaan jaminan sosial dan asuransi sosial.
Kunjungan ini penting. TASPEN sedang membuka proses bisnis, risiko, dan inovasi layanan kepada kalangan kampus, sementara mahasiswa mendapat gambaran langsung soal bagaimana data, perhitungan risiko, dan keberlanjutan dana pensiun saling terkait dalam sistem perlindungan sosial negara.
Mahasiswa belajar langsung dari praktisi TASPEN
Dalam agenda yang mengusung tema “Unveiling Risk in the Actuarial World”, para peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi berbagi bersama Corporate Communication and Media Relations Department Head TASPEN, tim aktuaria, serta tim manajemen risiko. Formatnya tidak kaku. Mahasiswa bisa bertanya langsung soal tantangan operasional, pengelolaan risiko, sampai keputusan berbasis data yang dipakai perusahaan.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai aktuaria punya posisi strategis dalam menjaga keberlanjutan program sosial yang dikelola perusahaan.
“Bagi TASPEN, aktuaria menjadi salah satu bidang strategis yang berperan penting dalam mendukung pengelolaan risiko dan keberlanjutan program sosial. Oleh karena itu, kami berharap kolaborasi ini dapat terus melahirkan talenta unggul yang siap menjawab tantangan masa depan dunia asuransi dan jaminan sosial,” ujar Henra.
Di ruang diskusi itu, mahasiswa juga mendapat penjelasan soal transformasi bisnis TASPEN, peran perusahaan dalam sistem jaminan sosial nasional, dan inovasi layanan yang terus dikembangkan untuk peserta. Materi ini relevan bagi mahasiswa aktuaria yang kelak masuk ke industri asuransi, dana pensiun, lembaga keuangan, atau sektor kebijakan publik.
Aktuaria, risiko, dan keberlanjutan program
Tim Aktuaria TASPEN memaparkan bagaimana perhitungan aktuaria dipakai untuk menjaga keberlangsungan program jaminan sosial bagi lebih dari 9 juta peserta ASN aktif dan pensiunan. Angka itu besar. Setiap keputusan terkait manfaat, cadangan dana, dan risiko jangka panjang harus dihitung cermat agar program tetap sehat dan bisa dibayar di masa mendatang.
Di titik ini, peran aktuaria tidak berhenti pada hitung-hitungan teknis. Bidang ini memengaruhi keputusan manajemen, desain program, dan kemampuan perusahaan membaca perubahan demografi serta pola klaim. Bagi peserta, hasil akhirnya terasa sederhana: layanan tetap berjalan, manfaat tetap terjaga, dan dana pensiun dikelola dengan disiplin.
TASPEN juga menekankan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian dari agenda perusahaan. Melalui kegiatan seperti Company Visit, perusahaan ingin memperlihatkan cara kerja internalnya kepada mahasiswa dan akademisi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai center of excellence dalam pengelolaan jaminan sosial, dana pensiun, dan manajemen risiko.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.