Sabtu, 18 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Erin Brockovich Ungkap 3 Skandal Tersembunyi Data Center AS

Erin Brockovich mengkritik kerahasiaan operasional fasilitas data center industri teknologi Amerika
(Ilustrasi: AI)

Di sisi lain, tekanan regulasi mulai meningkat. Uni Eropa telah mengusulkan aturan yang mewajibkan data center melaporkan konsumsi energi dan air secara terperinci. Beberapa negara bagian AS, termasuk California dan Virginia—yang menjadi rumah bagi konsentrasi data center tertinggi di negara itu—juga mulai mempertimbangkan regulasi serupa.

Dampak Lokal: Ketika Data Center Menyedot Air Komunitas

Kampanye Brockovich mendapat dukungan dari komunitas lokal yang merasakan langsung dampak kehadiran data center. Di Chandler, Arizona, misalnya, warga melaporkan bahwa pembangunan data center besar oleh Google bertepatan dengan penurunan tekanan air di jaringan rumah tangga. Di wilayah Loudoun County, Virginia—yang dijuluki “Data Center Alley”—lebih dari 25% pasokan listrik wilayah kini diserap oleh data center, memicu kekhawatiran tentang kenaikan tarif listrik dan ketergantungan infrastruktur.

Brockovich juga mengaitkan isu ini dengan keadilan lingkungan. Data center sering kali dibangun di wilayah pinggiran yang berpenduduk kurang mampu atau komunitas minoritas, yang memiliki daya tawar politik lebih rendah dalam negosiasi izin. Dampaknya—kenaikan tagihan utilitas, tekanan pada sumber daya air, polusi suara dari sistem pendingin—ditanggung oleh komunitas yang tidak mendapat manfaat ekonomi signifikan dari kehadiran fasilitas tersebut.

“Ini bukan soal anti-teknologi,” tegas Brockovich. “Ini soal memastikan bahwa inovasi tidak datang dengan biaya tersembunyi yang dibayar oleh komunitas yang paling rentan.”

Tuntutan Transparansi dan Jalan ke Depan

Brockovich menuntut beberapa langkah konkret dari industri dan regulator: pertama, kewajiban pelaporan publik tentang konsumsi air dan energi per fasilitas data center; kedua, penilaian dampak lingkungan yang independen sebelum izin pembangunan diberikan; ketiga, mekanisme partisipasi publik dalam keputusan yang menyangkut alokasi sumber daya lokal untuk data center.

Beberapa organisasi advokasi lingkungan, termasuk Natural Resources Defense Council (NRDC) dan Sierra Club, telah menyatakan dukungan terhadap kampanye Brockovich. Mereka menekankan bahwa transparansi adalah prasyarat untuk akuntabilitas, dan akuntabilitas adalah fondasi keberlanjutan yang sejati.

Dari sisi industri, beberapa perusahaan mulai bergerak—meski masih terbatas. Meta (Facebook) telah berkomitmen untuk mencapai net-zero water consumption pada 2030 dengan berinvestasi dalam teknologi pendingin yang lebih efisien dan proyek restorasi air. Google mengumumkan rencana untuk menggunakan 100% air daur ulang di beberapa data center barunya.

Halaman:1234Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda