Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
WISATA

Tujuh Lokasi Mustajab di Tanah Suci untuk Jamaah Haji

Pemandangan jamaah mengelilingi Ka'bah saat thawaf di Masjidil Haram Makkah
Pemandangan jamaah mengelilingi Ka'bah saat thawaf di Masjidil Haram Makkah. (Ilustrasi: AI)

Setiap tahun, jutaan umat Islam dari seluruh dunia melakukan perjalanan spiritual ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Selain menjalankan rangkaian ritual wajib, jamaah juga diberi kesempatan untuk berdoa di lokasi-lokasi yang dianggap mustajab—tempat di mana doa dipercaya lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Pengetahuan tentang lokasi-lokasi istimewa ini menjadi penting bagi jamaah untuk memaksimalkan momen beribadah mereka.

Lokasi mustajab di Tanah Suci tersebar di berbagai titik strategis, mulai dari area sekitar Ka’bah di Masjidil Haram hingga padang-padang yang menjadi bagian dari rangkaian ibadah haji. Setiap tempat memiliki keistimewaan dan nilai spiritual tersendiri dalam tradisi Islam, didukung oleh hadis dan praktek Nabi Muhammad SAW serta para sahabat.

Lokasi Mustajab di Sekitar Ka’bah

Multazam merupakan salah satu lokasi paling istimewa untuk berdoa. Tempat ini terletak di dinding Ka’bah, tepatnya di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Jamaah yang berkesempatan mendekat ke Multazam biasanya berdoa sambil menempelkan dada dan pipi ke dinding Ka’bah, mengikuti sunnah yang diriwayatkan dari para sahabat. Momen ini menjadi sangat emosional bagi banyak jamaah karena merasakan kedekatan fisik dengan Baitullah.

Hijr Ismail, area berbentuk setengah lingkaran yang dibatasi tembok pendek di sisi Ka’bah, juga termasuk lokasi mustajab yang sangat dicari jamaah. Menurut sejumlah ulama, area ini sebenarnya merupakan bagian dari Ka’bah yang tidak terbangun kembali saat rekonstruksi di masa lalu. Berdoa di Hijr Ismail dianggap memiliki keutamaan serupa dengan berdoa di dalam Ka’bah, sehingga jamaah sering memanfaatkan kesempatan ini saat area tidak terlalu penuh.

Saat melakukan thawaf—mengelilingi Ka’bah tujuh putaran—juga menjadi waktu mustajab untuk berdoa. Dalam setiap putaran thawaf, jamaah dapat memperpanjang doa mereka sambil tetap menjaga konsentrasi pada ibadah yang sedang dikerjakan. Kondisi spiritual yang khusyuk saat thawaf dipercaya membuat doa lebih mudah sampai ke hadirat Allah SWT.

Padang Arafah dan Keistimewaannya

Padang Arafah memiliki kedudukan khusus dalam ibadah haji. Wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah merupakan rukun haji yang tidak boleh ditinggalkan. Di tempat inilah jutaan jamaah berkumpul untuk berdoa, bertaubat, dan memohon ampunan. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka selain hari Arafah.

Halaman:123Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda