KANSAS CITY, JOURNALARTA.COM – Lionel Messi mencetak hat-trick perdananya di Piala Dunia saat Argentina menggilas Aljazair 3–0 dalam laga pembuka Grup J, Rabu (17/6/2026) pukul 02.00 WIB di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Kansas City, Missouri.
Kemenangan telak ini menempatkan Argentina di puncak Grup J dengan tiga poin dan selisih gol +3, sekaligus menegaskan status juara bertahan sebagai kandidat terkuat lolos dari fase grup.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Messi Buka Skor, Penalti, lalu Sempurnakan Hat-trick
Argentina langsung mengambil kendali sejak peluit pertama berbunyi. Wasit Szymon Marciniak dari Polandia sempat menganulir satu gol karena offside tipis, tapi La Albiceleste tak terguncang.
Menit ke-17, Messi membuka keunggulan. Tembakan keras dari luar kotak penalti meluncur ke sudut kanan atas gawang, tak terjangkau kiper Anthony Mandrea. Gol yang langsung disambut gegap gempita sekitar 76.000 penonton yang memenuhi stadion.
Babak kedua, Argentina semakin menekan. Menit ke-67, Messi menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti yang dingin setelah ia dijatuhkan bek Aljazair di area terlarang. Skor 2–0.
Tiga menit jelang bubaran, menit ke-88, Enzo Fernández melepas umpan terukur yang langsung disambut Messi. Gol. Hat-trick. Sejarah baru terukir: untuk pertama kalinya dalam kariernya di Piala Dunia, Messi mencetak tiga gol dalam satu pertandingan.
“Kami tampil serius sejak menit pertama. Hat-trick ini milik seluruh tim,” ujar Messi usai laga, dikutip Reuters.
Aljazair Tak Berdaya, Dua Kartu Kuning
Bukan berarti Aljazair menyerah begitu saja. Riyad Mahrez dan Amine Gouiri sempat menciptakan beberapa peluang yang cukup berbahaya, namun duet Nicolás Otamendi–Cristian Romero di jantung pertahanan Argentina berdiri kokoh. Emiliano Martínez pun nyaris tak mendapat ancaman berarti sepanjang 90 menit.
Aljazair menuai dua kartu kuning: Ismaël Bennacer (menit 41′) dan Rayan Aït-Nouri (menit 76′), keduanya akibat pelanggaran keras saat mencoba meredam kecepatan pemain Argentina.
Statistik akhir pertandingan bicara jelas. Argentina menguasai bola 58 persen berbanding 42 persen, melepas 14 tembakan dengan 7 tepat sasaran. Aljazair hanya mampu membuat 6 tembakan, dua di antaranya mengarah ke gawang.
| Statistik | Argentina | Aljazair |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Tembakan | 14 | 6 |
| Tepat Sasaran | 7 | 2 |
| Tendangan Sudut | 5 | 3 |
| Pelanggaran | 8 | 12 |
| Kartu Kuning | 0 | 2 |
Klasemen Grup J dan Jadwal Berikutnya
Dengan hasil ini, Argentina memimpin Grup J. Austria dan Yordania masing-masing mengoleksi satu poin usai bermain imbang di laga lain, sementara Aljazair ada di dasar klasemen tanpa poin.
| Pos | Tim | Main | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Argentina | 1 | 3 | +3 |
| 2 | Austria | 1 | 1 | 0 |
| 3 | Yordania | 1 | 1 | 0 |
| 4 | Aljazair | 1 | 0 | -3 |
Argentina kembali turun pada matchday kedua melawan Austria, Senin 22 Juni 2026 pukul 01.00 WIB di Stadion AT&T, Dallas. Aljazair sendiri menghadapi Yordania di hari yang sama pukul 10.00 WIB di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta dan laga wajib menang jika masih ingin bermimpi lolos ke babak 32 besar.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menurunkan skuad terbaiknya: Emiliano Martínez di bawah mistar; Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolás Otamendi, Nicolás Tagliafico di lini belakang; Enzo Fernández, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister di tengah; serta Messi, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez di lini depan. Sementara Aljazair dipimpin pelatih Vladimir Petković dengan Riyad Mahrez sebagai kapten.
Laga ini disaksikan langsung dari pusat data resmi FIFA dan dilaporkan oleh Reuters. Sumber resmi pertandingan tersedia di laman FIFA Match Centre Piala Dunia 2026 Grup J.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.