JAKARTA — Seorang anak berusia 5 tahun menjadi kunci pembuka misteri kematian ibunya di kawasan Angke, Tambora, Jakarta Barat. Bocah itu bercerita kepada tetangga bahwa ayahnya telah melakukan sesuatu yang mengerikan terhadap ibunya.
Keluguan anak tersebut menggoyahkan cerita yang sebelumnya tertutup rapi. Polda Metro Jaya kemudian menangkap seorang pria berinisial E (55) sebagai tersangka pembunuhan istri kandungnya yang tewas dengan posisi terlilit seprai di jendela rumah mereka.
Penemuan jenazah korban dilakukan pada Rabu sore. Tubuh wanita itu ditemukan dalam kondisi menggantung terlilit kain seprai putih, menciptakan kesan bunuh diri. Namun kondisi itu justru memicu kecurigaan penyidik.
Pengakuan dari Mulut Anak Kecil
Bocah itu, saksi mata tunggal, mengungkapkan kejadian sebenarnya tanpa mengerti konsekuensi perkataannya. Anak tersebut menceritakan bahwa ayahnya marah-marah dan melakukan sesuatu kepada ibu mereka sebelum ia ditemukan dalam kondisi terbaring.
“Anak itu bercerita kepada tetangga dengan cara sangat sederhana, seperti anak-anak bicara. Tapi informasi itu cukup untuk kami mulai menggali lebih dalam,” ungkap salah seorang petugas Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini.
Penuturan anak itu menjadi titik balik penyidikan. Meskipun jenazah ditemukan dalam kondisi yang mengarahkan pada kasus bunuh diri, perkataan bocah 5 tahun itu membuka perspektif berbeda bagi tim investigasi.
Tragedi Keluarga di Rumah Sempit
Keluarga ini tinggal di sebuah rumah kecil di Jalan Angke, daerah padat penduduk Tambora. Pertemanan mereka dengan tetangga sekitar sempat menampilkan kehidupan yang biasa-biasa saja, meski beberapa tetangga mengaku sering mendengar suara pertengkaran.
Menurut laporan dari sejumlah sumber, pertikaian antara pasangan ini bukan kejadian pertama. Beberapa tetangga mengingat terdengar suara percekcokan keras dari dalam rumah mereka beberapa kali sebelumnya. Namun tidak ada laporan resmi yang dibuat sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Korban, seorang ibu rumah tangga berusia 52 tahun, tinggal bersama suami dan anak mereka yang masih sangat kecil. Kehidupan domestik mereka nyatanya menyimpan ketegangan yang akhirnya meledak.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.