Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Pramono Sebut LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus

LRT Velodrome-Manggarai menuju integrasi transportasi Jakarta
LRT Velodrome-Manggarai ditargetkan diresmikan Agustus 2026. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — LRT Velodrome-Manggarai ditargetkan diresmikan pada Agustus 2026. Jika jadwal ini meleset, dampaknya langsung terasa ke rencana integrasi transportasi Jakarta yang selama ini bergantung pada koneksi antarmoda di kawasan pusat kota.

LRT Velodrome-Manggarai masuk tahap akhir

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan jalur LRT Jakarta Fase 1B dari Velodrome ke Manggarai untuk segera diselesaikan. Nilai investasinya mencapai Rp12,5 triliun dengan 11 stasiun yang masuk dalam proyek tersebut.

Pramono menyampaikan target peresmian itu saat pencanangan pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas di Jakarta Pusat, Minggu (21/6). “Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan untuk LRT dari Velodrome sampai dengan Manggarai yang mudah-mudahan akan diresmikan pada bulan Agustus ini yang jumlah investasinya Rp12,5 triliun, titik stasiunnya 11, akan kami sambungkan sampai dengan Dukuh Atas,” kata Pramono.

Jalur ini penting karena menghubungkan koridor Jakarta Timur ke simpul mobilitas paling sibuk di ibu kota. Manggarai sudah lama disiapkan sebagai pengumpul arus penumpang dari berbagai arah. Begitu koneksi LRT masuk, arus perjalanan harian berpeluang makin singkat dan lebih rapi.

Bagi penumpang, kabar ini berarti satu hal sederhana: pilihan bepergian tanpa mobil pribadi makin banyak. Bagi pemerintah daerah, proyek ini adalah bagian dari pekerjaan besar yang lebih rumit dari sekadar membangun rel. Jalur, sinyal, listrik, dan sistem operasi harus saling cocok.

Dukuh Atas diproyeksikan jadi simpul enam moda

Pramono juga menegaskan bahwa jalur LRT Jakarta Fase 1B tidak berhenti di Manggarai. Pemerintah DKI menyiapkan sambungan lanjutan ke kawasan Dukuh Atas untuk memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta.

Menurut dia, Dukuh Atas akan menjadi titik temu enam moda sekaligus. Moda itu mencakup MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, TransJakarta, dan KRL Commuter Line.

“Maka dengan demikian Dukuh Atas akan ada MRT, LRT baik yang oleh pemerintah DKI Jakarta maupun oleh pemerintah pusat, kemudian Kereta Bandara, kemudian TransJakarta, KCI (KRL). Jadi ada enam (moda),” ujar Pramono.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda