Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
INVESTASI

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Selasa 23 Juni 2026: Update Antam & Buyback

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Selasa 23 Juni 2026: Update Antam & Buyback
Harga Emas 24 Karat Hari Ini Selasa 23 Juni 2026. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COMHarga emas 24 karat Antam turun Rp5.000 pada Selasa, 23 Juni 2026, menjadi Rp2.668.000 per gram dari posisi Rp2.673.000 sehari sebelumnya. Koreksi tipis ini perlu dicermati investor yang berencana membeli atau menjual emas batangan hari ini.

Penurunan ini berdampak langsung pada nilai portofolio pemegang emas fisik. Bagi yang mempertimbangkan buyback, harga jual kembali ke Antam hari ini tercatat Rp2.528.000 per gram atau selisih Rp140.000 dari harga jual, biaya yang perlu diperhitungkan sebelum melikuidasi aset.

Harga Emas 24 Karat Antam 23 Juni 2026 Per Ukuran

Harga resmi Antam per Selasa pagi (data update Senin 22 Juni, pukul 06.15 WIB) berlaku untuk berbagai ukuran batangan. Antam biasanya memperbarui harga sekitar pukul 08.30 WIB setiap hari kerja.

Ukuran Harga Jual Setara
0,5 gram Rp1.384.000 ½ gram
1 gram Rp2.668.000 1 gram
5 gram Rp13.115.000 5 gram
10 gram Rp26.175.000 ¼ ons
25 gram Rp65.312.000 2,5 dam
100 gram Rp261.012.000 1 ons

Catatan penting: harga di atas belum termasuk ongkos cetak dan pajak PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli ber-NPWP. Tanpa NPWP, tarif pajak lebih tinggi.

Antam vs UBS vs Galeri 24

Emas 24 karat bukan hanya milik Antam. UBS dan Galeri 24 juga menjual batangan dengan kadar yang sama, biasanya dipatok Rp10.000–Rp30.000 lebih murah per gram. Tapi ada konsekuensinya sebab harga buyback keduanya berbeda, dan tidak semua toko mau membeli kembali merek lain.

Antam tetap jadi pilihan utama investor yang mengutamakan kemudahan jual kembali. Sertifikat dan kemasan asli wajib disimpan; tanpa keduanya, nilai jual bisa turun signifikan.

Kenapa Harga Emas Naik Turun Setiap Hari?

Ada empat faktor utama yang menggerakkan harga emas 24 karat di Indonesia. Pertama, harga emas dunia dalam dolar AS yang ditentukan pasar London dan New York. Kedua, kurs rupiah, kalau dolar menguat, harga emas dalam rupiah otomatis ikut naik meski harga dunia stagnan.

Faktor ketiga adalah permintaan musiman. Jelang Lebaran dan akhir tahun, pembelian emas fisik biasanya melonjak dan mendorong harga. Keempat, kebijakan suku bunga The Fed: suku bunga tinggi membuat aset berbunga lebih menarik ketimbang emas, sehingga harga emas cenderung tertekan. Sebaliknya, saat suku bunga turun atau ada ketidakpastian ekonomi, emas kembali diburu.

Koreksi Rp5.000 hari ini relatif kecil dalam konteks pergerakan harian emas. Tapi bagi investor yang memegang ratusan gram, tiap seribu rupiah per gram tetap material.

Tips Praktis Jual Beli Emas Batangan

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda