Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Biar Awet: 9 Tips dari Pabrikan

Baterai Mobil Listri
Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Biar Awet. Foto: pexels

Akselerasi 0-100 yang menggigit memang bikin nagih. Masalahnya, tarikan arus besar membuat baterai bekerja berat sekaligus panas. Gas diurut, rem regeneratif dimaksimalkan. Lebih irit, baterai juga lebih awet.

Fitur One Pedal Driving di Wuling Air EV dan BYD Dolphin justru membantu. Rem regeneratif mengisi balik baterai saat melambat.

Jangan lewatkan update software. BMS atau Battery Management System adalah otak baterai. Tiap pembaruan dari ATPM biasanya membawa optimasi pengaturan arus dan kalibrasi SoC yang lebih akurat. Lakukan di bengkel resmi.

Charger Original dan Servis Berkala

Pengisian di rumah wajib pakai wall charger bawaan atau yang bersertifikat. Instalasi listrik harus sesuai PUIL dan punya grounding. Jangan colok ke stopkontak murahan. Tegangan tidak stabil memaksa BMS bekerja ekstra keras.

Baterai EV tak butuh ganti air aki. Tapi tetap perlu health check tiap 20.000 km. Di bengkel resmi, teknisi mengecek SOH atau State of Health, keseimbangan antar-sel, dan sistem pendingin. Kalau ada sel lemah, bisa di-balance sejak dini.

Pahami Garansi Baterai

Rata-rata pabrikan memberi garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km dengan SOH minimal 70 persen. Artinya, penurunan kapasitas 20–30 persen dalam delapan tahun masih dianggap wajar. Itu bukan kerusakan.

BYD mengklaim Blade LFP sanggup 3.000 siklus lebih. Dipakai harian di rentang 20–80 persen, baterai bisa bertahan sepuluh tahun lebih sebelum menyentuh 80 persen SOH.

Mitos yang Sering Salah Kaprah

Mitos Faktanya
Harus cas 0–100% biar kalibrasi Justru bikin cepat aus. Kalibrasi cukup 3–6 bulan sekali
Cabut colokan saat 100% biar tak overcharge Mobil listrik modern sudah auto-cut. BMS yang mengatur
Baterai LFP tak perlu dirawat Tetap perlu, hanya lebih santai dibanding NMC

FAQ Singkat

Cas tiap hari boleh? Boleh, malah disarankan. Menjaga di 20–80 persen lebih baik daripada menunggu 10 persen baru isi.

LFP vs NMC, mana awet? Umur siklus LFP lebih panjang, 3.000 lebih. NMC sekitar 1.000–2.000 siklus, tapi jarak tempuhnya lebih jauh.

Fast charging bikin rusak? Tidak langsung. Tapi kalau tiap hari pakai DC charging, degradasi lebih cepat dibanding AC charging.

Umur baterai berapa tahun? Delapan sampai sepuluh tahun wajar, tergantung cara pakai dan suhu. Garansi rata-rata 8 tahun.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda