Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

7 Tips Merawat Baterai LFP Mobil Listrik Biar Awet 8 Tahun 2026

Merawat Baterai LFP Mobil Listrik Biar Awet 8 Tahun 2026
Merawat Baterai LFP Mobil Listrik Biar Awet 8 Tahun 2026. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Baterai LFP kini jadi pilihan utama mobil listrik dunia, dan cara merawat baterai LFP menentukan apakah ia bertahan delapan tahun atau cepat soak. Tiga dari empat mobil listrik di China sudah memakai jenis ini karena murah dan minim risiko terbakar.

Alasannya teknis. Baterai Lithium Iron Phosphate tidak memakai nikel maupun kobalt, sehingga jauh lebih tahan terhadap thermal runaway alias reaksi panas berantai yang memicu kebakaran. Ditusuk pun cuma berdesis. Bukan meledak.

Tapi awet atau tidaknya tetap bergantung pada perlakuan pemilik. Berikut tujuh tips yang dirangkum dari riset CATL, GM, dan laporan IEA 2026.

Jaga SOC 20-80 Persen untuk Pemakaian Harian

Sel LFP paling nyaman bekerja di rentang 20 sampai 80 persen. Mengisi dari kosong sampai penuh setiap hari memaksa sel bekerja keras dan mempercepat penurunan kualitas.

Datanya cukup menjanjikan. Usia pakai baterai naik sekitar 40 persen dalam lima tahun terakhir, berkat sistem manajemen baterai dan pengaturan State of Charge yang makin pintar.

Kalau pemakaian harian cuma 50 kilometer, atur batas pengisian di 80 persen lewat aplikasi mobil. Isi sampai 100 persen hanya saat hendak perjalanan jauh.

Panas di Atas 35 Derajat Itu Musuh Utama

LFP memang lebih tahan panas dibanding NMC. Tapi suhu di atas 35 derajat Celsius secara rutin tetap menggerus umurnya. GM, lewat pabrik Ultium Cells di Spring Hill, bahkan menanamkan sistem pendingin dan pemanas bawaan supaya sel tetap stabil.

Saran praktisnya: parkir di tempat teduh atau garasi. Selepas fast charging, tunggu 10-15 menit sebelum langsung memacu mobil. Panas dan baterai tidak pernah akur.

Jangan Biarkan Kosong Berlama-lama

Dibanding NMC, LFP lebih aman dari deep discharge. Namun membiarkan baterai di posisi 0 persen terlalu lama bisa merusak sel secara permanen.

Bila mobil tak dipakai dua minggu, sisakan 50-60 persen dan cek tiap bulan. CATL menyebut sistem manajemen baterai berbasis AI bisa memperpanjang umur hingga 20 persen, asalkan SOC dijaga.

Rutin Update Software BMS

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda