Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Lobi AI Pemilu di Manhattan Habiskan US$27 Juta

Lobi AI pemilu Manhattan habiskan US$27 juta
Lobi AI pemilu di Manhattan habiskan US$27 juta, tapi Lasher tetap menang. (Ilustrasi: AI)

Regulasi AI masih akan ditentukan di tempat lain

Peta politik AI di Amerika masih bergerak. Kongres yang lambat membuat kubu pro-inovasi seperti Leading the Future lebih nyaman, karena penundaan aturan memberi ruang bagi industri untuk bernapas. Sebaliknya, pola regulasi per negara bagian menguntungkan Anthropic dan Public First Action, yang mendukung pendekatan bertahap dan pagar pengaman di tingkat lokal.

Kovacevich menilai belum ada skenario yang benar-benar menang pada Selasa malam. Kongres bisa saja bergerak lebih pelan, tapi belakangan banyak pihak meyakini Partai Demokrat akan berusaha mendorong regulasi AI yang bersifat bipartisan. Di sisi lain, negara bagian tetap bisa menambal kekosongan aturan federal dengan kebijakan masing-masing.

Untuk pembaca, pertarungan ini memberi gambaran sederhana: uang teknologi memang masuk ke politik, tapi hasilnya belum tentu sesuai target. Dalam isu AI, perusahaan besar bisa membiayai kampanye, membentuk narasi, dan menekan lawan. Mereka belum tentu bisa menentukan pemenang. Dan belum tentu pula bisa menentukan isi undang-undang.

Yang jelas, kemenangan Lasher membuat satu hal makin terang. Pertarungan seperti di NY-12 sulit terulang persis sama. “Sulit melihat ada pertempuran seperti ini di depan mata,” kata Kovacevich. Setelah Manhattan, kubu AI tampaknya harus mencari medan baru.

Ringkasan singkat

1. Lasher menang di pemilihan pendahuluan Kongres New York meski perang lobi AI mencapai US$27 juta.

2. Anthropic dan kubu pro-keamanan AI mendukung Alex Bores, sementara kubu OpenAI menentangnya.

3. Hasil pemilu menunjukkan uang industri AI belum otomatis mengubah pilihan pemilih atau arah regulasi.

FAQ singkat

Apa fokus konflik ini? Perebutan pengaruh antara kubu pro-regulasi AI dan pro-inovasi AI.

Apakah uang AI menentukan hasil? Belum. Dalam kasus ini, tidak.

Apa dampaknya ke depan? Perusahaan AI kemungkinan tetap melobi kandidat dan aturan, tapi pengaruhnya masih terbatas.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda