Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Battery swapping truk listrik siap masuk pasar Eropa

battery swapping truk listrik di stasiun penukaran baterai
Battery swapping truk listrik mulai digarap Octopus dan CATL. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — battery swapping truk listrik mulai didorong ke pasar Eropa setelah Octopus Energy dan raksasa baterai CATL membentuk usaha patungan baru, Swaptopus, untuk membangun jaringan penukaran baterai bagi angkutan barang lintas benua.

Langkah ini penting karena truk listrik kerap kalah di waktu henti. Bukan soal tenaga. Soal menunggu isi daya yang bisa memakan waktu lama. Dengan battery swapping, paket baterai habis diganti dalam hitungan menit, sehingga armada bisa lebih cepat kembali ke jalan.

Swaptopus bidik jaringan besar di Eropa

Dilaporkan TechRadar Pro, Octopus Energy menyebut kerja sama ini tidak hanya fokus pada transportasi barang, tetapi juga menyasar teknologi baterai untuk penyimpanan energi dan layanan jaringan listrik. CATL, produsen baterai kendaraan terbesar di dunia, menjadi mitra utama dalam pengembangan infrastruktur itu.

Dalam skema ini, truk listrik tidak perlu menunggu stasiun pengisian selesai bekerja. Sopir cukup masuk ke fasilitas swapping, melepas baterai yang habis, lalu keluar dengan paket baterai penuh. Cepat. Praktis. Untuk bisnis logistik, selisih beberapa jam bisa berarti satu ritme pengiriman yang jauh lebih efisien.

Greg Jackson, CEO dan pendiri Octopus Energy Group, menegaskan bahwa biaya operasional truk listrik sebenarnya sudah bisa bersaing dengan diesel. “Truk listrik sudah lebih unggul dari diesel dalam biaya operasional, tantangannya adalah menjaga truk tetap bergerak. Battery swapping mengubah itu. Alih-alih menunggu berjam-jam, truk bisa kembali ke jalan dalam hitungan menit,” kata Jackson.

Target 2027, lalu meluas sampai 2035

Menurut rencana yang diumumkan, hub swapping besar pertama ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Lokasi awalnya berada di Inggris. Setelah itu, Octopus dan CATL ingin memperluas jaringan menjadi lebih dari 30 hub besar di seluruh Eropa pada 2035.

Angka yang mereka bawa tidak kecil. Infrastruktur itu diklaim pada akhirnya bisa mendukung lebih dari 300.000 truk listrik. Di sisi pendanaan, perusahaan memperkirakan proyek ini dapat membuka lebih dari 30 miliar pound sterling investasi swasta dalam beberapa tahun ke depan.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda