Di sisi lain, Iran menjadi tim paling tidak beruntung sepanjang turnamen. Di tengah situasi politik yang rumit dan kendala logistik ketat dari otoritas Amerika Serikat yang membatasi ruang gerak skuad, Team Melli tampil heroik. Mereka sukses menahan imbang Belgia 0-0 dan Mesir 1-1, namun gol dramatis Austria ke gawang Aljazair di menit akhir pertandingan grup lain memupuskan harapan Iran untuk lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Jepang dan Australia Jaga Gengsi Benua Kuning
Praktis, hanya Jepang dan Australia yang mampu berbicara banyak. Australia melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up grup setelah meredam Turki 2-0 dan bermain imbang tanpa gol dengan Paraguay, meski sempat takluk dari Amerika Serikat. Socceroos kini bersiap menghadapi tantangan berat melawan Mesir di fase gugur.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Sementara itu, Jepang kembali membuktikan mentalitas baja mereka. Skuad asuhan Hajime Moriyasu menahan imbang Belanda dan membantai Tunisia 4-0. Walau ditahan imbang Swedia 1-1 pada laga terakhir yang membuat mereka harus puas di posisi kedua, Samurai Biru siap menguji nyali melawan raksasa dunia, Brasil, di babak berikutnya.
Hasil minor tim-tim AFC di turnamen kali ini menjadi sinyal kuat bahwa melebarnya kuota Piala Dunia tidak serta-merta memperkecil jarak kualitas taktis antara sepak bola Asia dengan kawasan Eropa maupun Amerika Selatan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.