HONG KONG — El Nino Hong Kong diperkirakan mendorong suhu di kota itu mencetak rekor baru pada tahun ini dan tahun depan, setelah Hong Kong Observatory memperingatkan pemanasan laut di Pasifik terus menguat. Otoritas cuaca setempat bahkan menyebut fenomena ini bisa berkembang dari level kuat menjadi sangat kuat pada musim panas dan bertahan sampai awal 2026.
Bagi warga Hong Kong, ini berarti panas ekstrem bukan lagi sekadar prediksi musiman. Dampaknya bisa terasa lebih lama, lebih berat, dan lebih mahal. Bagi Asia secara luas, peringatan ini ikut menyalakan alarm soal cuaca yang makin sulit ditebak, dari hari-hari yang terik sampai hujan yang berpindah-pindah pola.
Observatory: suhu laut Pasifik terus naik
Dalam pernyataan pada Senin, Hong Kong Observatory mengatakan suhu permukaan laut di wilayah tengah dan timur ekuator Samudra Pasifik diperkirakan naik lebih jauh. Kenaikan inilah yang menjadi bahan bakar utama terbentuknya El Nino, fenomena iklim yang memanaskan permukaan laut dan mengacaukan pola cuaca di banyak wilayah dunia.
“Di bawah pengaruh gabungan pemanasan global, suhu rata-rata di Hong Kong diperkirakan akan jauh lebih tinggi tahun ini dan tahun depan, dan suhu tertinggi yang memecahkan rekor mungkin terjadi,” kata Hong Kong Observatory dalam pernyataannya.
Kalimat itu pendek, tapi isinya tajam. Bahayanya jelas. Jika El Nino menguat, kota padat seperti Hong Kong tidak punya banyak ruang untuk bernapas saat suhu naik dan kelembapan ikut menekan.
Observatory tidak hanya menyoroti panas harian. Lembaga itu juga membaca arah yang lebih luas: ketika laut Pasifik menghangat, atmosfer ikut berubah, lalu efeknya merambat ke sistem cuaca regional. Dalam kondisi seperti ini, satu wilayah bisa diguyur hujan lebih lebat, sementara wilayah lain justru kering lebih lama dari biasanya.
Kenapa El Nino Hong Kong ikut dipantau Asia
El Nino bukan fenomena lokal. Ia bekerja lintas benua. Saat air laut di Pasifik tengah dan timur ekuator menghangat, sirkulasi udara berubah, dan perubahan itu ikut memengaruhi musim di Asia, Australia, hingga Amerika Selatan. Karena itu, peringatan dari Hong Kong sering dibaca lebih jauh dari sekadar urusan cuaca kota pelabuhan itu sendiri.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.