Sabtu, 4 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Rektor ITB ajak seluruh elemen pikirkan warisan ilmu untuk masa depan

Rektor ITB ajak seluruh elemen pikirkan warisan ilmu untuk masa depan
Peringatan 106 tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia (PTTI) di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) bukan sekadar seremoni sejarah. Credit: JournalArta

Sains yang Memanusiakan

Pakar Energi Terbarukan, Tri Mumpuni, turut memberikan orasi ilmiah yang menyoroti arah inovasi masa kini. Ia mengingatkan bahwa sains dan teknologi tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi makro di atas kertas.

Inovasi haruslah inklusif, menyentuh keadilan sosial, dan memastikan kelestarian lingkungan tidak dikorbankan demi efisiensi jangka pendek. Teknologi adalah instrumen, bukan tujuan akhir.

Pesan ini selaras dengan arah kebijakan ITB yang terus mengedepankan intellectual humility atau kerendahan hati intelektual.

Tatacipta menegaskan bahwa warisan sejati sebuah universitas tidak terletak pada megahnya laboratorium atau gedung-gedung bertingkat, melainkan pada budaya berpikir yang terbuka dan mampu merangkul kolaborasi lintas batas.

Keberhasilan seorang insinyur masa depan diukur dari kemampuannya mendengarkan masalah masyarakat, bukan sekadar memecahkan rumus rumit.

Konteks ini penting karena Indonesia sedang berada di persimpangan jalan menuju visi Indonesia Emas 2045. Kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki literasi teknologi sekaligus kepekaan etis sangatlah mendesak.

Pendidikan tinggi teknik tidak boleh memproduksi “robot” manusia yang ahli secara teknis namun buta secara sosial. Humanisme dalam sains menjadi benteng terakhir agar teknologi tetap melayani manusia, bukan sebaliknya.

Apresiasi untuk Para Pengabdi

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi terhadap pendidikan teknik, ITB memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dalam sidang terbuka tersebut. Sebanyak 11 tokoh menerima penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama atas kontribusi di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan pendidikan.

Ini adalah bentuk pengakuan bahwa ilmu pengetahuan tumbuh berkat sokongan berbagai pihak yang konsisten bekerja di balik layar.

Selain itu, sembilan tokoh lainnya dianugerahi penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama atas pengabdian dan dukungan luar biasa bagi perkembangan institusi ITB. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi bagi individu yang telah menanamkan “warisan ilmu” yang nyata melalui kerja-kerja nyata di lapangan.

Mereka membuktikan bahwa kontribusi tidak selalu berbentuk publikasi jurnal, melainkan jejaring, pendampingan, dan dedikasi waktu yang tak terhitung.

Perjalanan 106 tahun PTTI hanyalah awal. Ke depan, tantangan bagi insan pendidikan tinggi bukan lagi soal seberapa banyak penelitian yang dihasilkan, melainkan seberapa besar kebermanfaatan ilmu tersebut bagi keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Fokus universitas akan tertuju pada bagaimana menciptakan ekosistem yang mampu menyerap disrupsi, mengubah ancaman menjadi peluang bagi kedaulatan bangsa. Generasi mendatang akan menilai kita bukan dari gedung yang berdiri tegak, tapi dari solusi yang kita wariskan.

Ringkasan Poin Utama

  • Refleksi Sejarah: Peringatan 106 tahun PTTI menjadi momentum untuk mengevaluasi kontribusi nyata sains bagi masyarakat dan lingkungan, bukan sekadar perayaan rutin.
  • Budaya Kolaborasi: ITB menekankan pentingnya interdependensi antar disiplin ilmu sebagai cara dewasa menghadapi persoalan global yang semakin kompleks.
  • Visi Inklusif: Sains dan teknologi harus diarahkan untuk menjawab kesenjangan sosial serta menjaga kelestarian lingkungan demi keadilan bagi masa depan.

FAQ Singkat:

  • Apa fokus utama PTTI saat ini? Fokus utamanya adalah transisi dari pendidikan teknis konvensional ke riset interdisipliner yang solutif terhadap isu-isu lokal dan nasional.
  • Mengapa kolaborasi dianggap krusial bagi ITB? Karena persoalan dunia saat ini bersifat multidimensi sehingga mustahil dipecahkan hanya dengan satu bidang keilmuan saja.
  • Apa pesan utama untuk para mahasiswa teknik? Menjadi ahli teknologi yang memiliki kerendahan hati intelektual dan selalu memanusiakan sains dalam setiap inovasinya.
Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda