JAKARTA, JOURNALARTA.COM – BYD Tang 2026 resmi muncul dalam dokumen MIIT China pada 10 Juli 2026 dengan desain baru Loong Face, dimensi lebih besar, dan konfigurasi tujuh penumpang. Bocoran ini langsung memberi gambaran awal arah SUV listrik andalan BYD, sementara di Indonesia pabrikan asal Tiongkok itu masih memusatkan perhatian ke pabrik Subang dan lini DM Hybrid.
Dokumen MIIT biasanya menjadi sinyal awal sebelum model masuk jalur produksi atau peluncuran penuh. Karena itu, kemunculan BYD Tang 2026 penting dibaca sebagai penegasan bahwa BYD terus memperbarui portofolio SUV listriknya di segmen menengah-besar, meski jadwal masuk pasar Indonesia belum disebut.
Spesifikasi BYD Tang 2026 generasi ketiga
Generasi baru ini ditempatkan di bawah Tang L dan Datang sebagai SUV mid-size. Basisnya memakai e-Platform 3.0 Electric, dengan bodi 5-door SUV dan ukuran yang lebih bongsor dari generasi sebelumnya.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Platform | e-Platform 3.0 Electric |
| Bodi | 5-door SUV |
| Panjang | 5.045 mm |
| Lebar | 1.980 mm |
| Tinggi | 1.740 – 1.760 mm |
| Wheelbase | 2.950 mm |
| Desainer | Wolfgang Egger |
| Fitur | Light bar depan-belakang, hidden door handle, LiDAR |
Ukuran tersebut membuat Tang 2026 tampil lebih panjang dan lebar, sekaligus memberi ruang kabin yang biasanya dicari konsumen SUV keluarga. Wheelbase 2.950 mm juga mengindikasikan fleksibilitas pengaturan bangku yang lebih lega, baik untuk skema 6-seater maupun 7-seater.
Loong Face, LiDAR, dan sinyal teknologi baru
Dari sisi desain, BYD mengusung bahasa Loong Face dengan light bar depan, lampu split vertikal, dan tampilan depan yang lebih tegas. Di bagian buritan, light bar model Chinese knot dan badge 4.9S ikut muncul, yang mengarah pada akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,9 detik pada varian tertentu.
LiDAR juga dipasang di atas kaca depan. Kehadiran sensor ini memperkuat dugaan bahwa BYD menyiapkan sistem bantuan pengemudi generasi baru, dengan paket yang makin dekat ke level semi-otonom di pasar China. Bagi industri, ini sinyal jelas bahwa kompetisi SUV listrik bukan lagi sekadar soal jarak tempuh. Sensor, software, dan kemampuan ADAS mulai jadi pembeda utama.
Opsi konfigurasi 6-seater 2+2+2 dan 7-seater 2+2+3 menegaskan sasaran pasar Tang 2026 masih keluarga urban dan pengguna jarak jauh. Sementara itu, versi performance disebut membawa Blade Battery 108,8 kWh. Kalau spesifikasi final ini bertahan, Tang 2026 bisa masuk ke jajaran SUV listrik yang menawarkan kombinasi tenaga besar dan kabin fleksibel.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.