Jumat, 17 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Anggur Nebbiolo: 6 Produsen Menonjol dari Barolo hingga Roero

anggur Nebbiolo dari Barolo Barbaresco dan Roero
Anggur Nebbiolo menunjukkan karakter berbeda dari Barolo, Barbaresco, hingga Roero dalam sesi blind tasting di Alba, Piedmont. (Ilustrasi: AI)

Geolog Edmondo Bonelli, yang memandu kunjungan lapangan ke Treiso, menjelaskan bahwa tanah Langhe mulai terbentuk sekitar 15 juta tahun lalu, saat kawasan itu masih berada di bawah air. Lapisan batu kapur, marl, clay, dan sandstone membentuk struktur dan “tulang punggung” wine.

Roero, sebaliknya, berdiri di atas pasir yang jauh lebih muda, sekitar 7 juta tahun, sehingga hasil akhirnya lebih ringan.

Kalimat pendek saja cukup. Nebbiolo memang cerewet.

2022 dan 2023, dua tahun yang memberi warna berbeda

Tahun panen juga memberi pengaruh besar. Untuk 2022, Piedmont menghadapi kekeringan nyaris memecahkan rekor. Berrynya kecil, asamnya lebih rendah, tannin terasa lebih kering, dan panen datang lebih cepat dari biasanya. Secara teori, itu terdengar seperti tahun sulit.

Tapi para pembuat wine bergerak cepat. Mereka mempersingkat kontak kulit untuk melunakkan tannin, menurunkan suhu fermentasi agar rasa segar bertahan, dan mengurangi stirring maupun pumping supaya tenaga wine tidak terlalu besar. Beberapa estate yang besar bahkan memilih tidak merilis single-vineyard wine mereka, lalu memasukkan buahnya ke dalam blend yang lebih luas.

Di ruang cicip Albeisa, konsorsium 318 grower yang sudah menjalankan sesi ini selama 30 tahun, hari pertama fokus pada Barbaresco dan Roero 2023. Dua hari berikutnya dipakai untuk Barolo 2022, yang baru siap dirilis pada Januari 2026, tepat empat tahun setelah panen.

Enam produsen yang paling menonjol

Dari 300 sampel, enam produsen meninggalkan kesan paling kuat. Giuseppe Cortese tampil lewat 2023 Rabajà, yang disebut sebagai Barbaresco terbaik dalam sesi itu. Wine ini cerah, lincah, dengan strawberry, crushed roses, pink pepper, blood orange, dan tannin elegan yang ditopang minerality seperti besi.

Davide Rosso, yang menggarap lahan di Serralunga bersama ibunya, Ester, juga mencuri perhatian lewat Serra. Karakternya lebih serius: cherry, kulit jeruk kering, bay leaf, mace, dan sage. Ini gaya Serralunga yang klasik. Dibangun untuk disimpan, bukan dibuka malam ini juga.

Oddero Poderi e Cantine, Barolo DOCG Villero 2022, masuk deretan yang patut dicatat karena menunjukkan bagaimana Barolo bisa tetap berstruktur tanpa kehilangan daya tarik aromatik. Brovia, rumah keluarga yang berdiri sejak 1863, juga disebut kuat berkat pendekatan fermentasi yang hands-off, memakai concrete tank dan native yeasts.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda