Minggu, 19 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Crowley Kembali di Pemilihan Gubernur Wisconsin, Evers Dukung

Pemilihan gubernur Wisconsin memanas usai Crowley kembali maju
David Crowley kembali masuk ke pemilihan gubernur Wisconsin dengan dukungan Tony Evers, di saat Demokrat mengejar kemenangan pada November. (Ilustrasi: AI)

MADISON — pemilihan gubernur Wisconsin kembali berubah arah setelah David Crowley masuk lagi ke pertarungan pada Sabtu, dua pekan setelah ia menutup kampanyenya sendiri. Kali ini, eksekutif Milwaukee County itu mendapat dukungan menit akhir dari Gov. Tony Evers, langkah yang langsung mengubah peta primer Demokrat menjelang pemilihan Aug. 11.

Kembalinya Crowley datang saat Demokrat Wisconsin sedang berusaha memperbaiki posisi mereka di negara bagian medan pertempuran yang kerap ditentukan oleh selisih suara sangat tipis. Bagi partai itu, taruhannya jelas: menjaga kursi gubernur sekaligus mencoba merebut kendali mayoritas legislatif negara bagian, yang dikuasai Partai Republik sejak 2011.

Dukungan Evers menghidupkan ulang kampanye Crowley

Evers semula menolak memberi dukungan dalam kontestasi ini. Tapi pada Sabtu, ia berbalik mendukung Crowley dan menyebut dirinya kini “all in” untuk kandidat tersebut lewat unggahan media sosial. Evers juga memuji kepemimpinan Crowley dalam urusan penciptaan kerja dan penyeimbangan anggaran.

“He's not just a candidate who can win in November, but he’s the kind of person who cares about doing the job right,” tulis Evers dalam pernyataan yang dikutip Associated Press. Evers sendiri sedang berada dalam kunjungan dagang ke Afrika dan tidak hadir di acara peluncuran ulang kampanye Crowley di Milwaukee.

Crowley, 40, menyebut dukungan itu sebagai sinyal kepercayaan. Dalam acara tersebut, ia mengatakan bahwa “winning this election will require building the broadest possible coalition,” lalu menambahkan bahwa dukungan Evers “reflects his confidence that I have the experience” untuk memimpin dan menang.

Kampanye Crowley juga mendapat tenaga baru dari jaringan relawan yang ia sebut sudah kembali bersemangat. Ia mengatakan kepada AP bahwa para pemilih akan melihat “a much more aggressive campaign” pada pekan-pekan penutup primer. Ia menegaskan tidak akan masuk lagi ke arena ini jika tidak melihat jalur kemenangan.

Primer Demokrat yang kacau dan taruhannya ke November

Situasi Demokrat memburuk setelah Lt. Gov. Sara Rodriguez mengatakan pada Jumat bahwa ia meninggalkan pencalonannya untuk jabatan tertinggi negara bagian. Keputusan itu datang setelah skandal pendanaan kampanye, dan sebelumnya ia juga memecat manajer kampanye setelah menemukan dana yang tersedia jauh lebih sedikit dari perkiraan, menurut laporan AP.

Crowley sebelumnya juga sempat menutup pencalonannya dua pekan lalu demi mendukung Rodriguez. Kini ia kembali ke kompetisi yang berisi Mandela Barnes, Kelda Roys, Joel Brennan, dan Francesca Hong. Bila menang di primer, ia akan melaju menghadapi anggota DPR dari Partai Republik, Tom Tiffany, yang disebut hanya menghadapi perlawanan simbolis di pemilihan pendahuluan internal partainya.

Bagi pemilih dan pengamat politik, yang terjadi di Wisconsin bukan sekadar rotasi kandidat. Partai Demokrat sedang berusaha mengirim pesan ke seluruh negeri tentang arah politik Amerika, karena negara bagian ini sering menjadi penentu dalam perebutan Gedung Putih.

Kontestasi gubernur di sana pun ikut dibaca sebagai ukuran apakah kubu Demokrat masih mampu menyatukan pemilih moderat dan independen, dua kelompok yang sangat menentukan di negara bagian swing state.

Crowley sendiri membawa narasi pribadi yang tajam. Dalam putaran awal kampanyenya, ia menonjolkan riwayat hidup keluarganya yang pernah mengalami tunawisma di Milwaukee sebelum ia naik menjadi organizer komunitas, lalu terpilih ke Majelis Negara Bagian pada 2016 saat berusia 30 tahun.

Ia kemudian menjadi eksekutif Milwaukee County pada 2020, dan menjadi orang kulit hitam pertama yang menduduki jabatan itu sekaligus yang termuda, berusia 33 tahun.

Tiffany, dalam pernyataan kepada AP, menyerang Crowley dengan menyebutnya “asleep at the wheel” dalam perannya sebagai eksekutif county.

Sementara itu, Republican Governors Association menggambarkan kondisi Demokrat Wisconsin sebagai “like watching a clown car crash into a parked semitruck.” Pertarungan berikutnya kini bergeser ke Aug.

11, saat Demokrat harus membuktikan bahwa perubahan kandidat dadakan ini masih bisa menjadi jalan keluar.

(EV)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda