Senin, 20 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

5 Fitur Baru Google Play Store 2026 yang Bikin HP Android Kamu Lebih Aman

Fitur Baru Google Play Store 2026
5 Fitur Baru Google Play Store 2026 yang Bikin HP Android Kamu Lebih Aman. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Google Play Store menyiapkan 5 fitur baru sepanjang 2026 yang diarahkan untuk membuat transaksi, unduhan, dan penilaian aplikasi di Android lebih aman. Perubahan ini akan muncul bertahap mulai Maret, Juli, hingga September 2026.

Untuk pengguna, dampaknya langsung terasa. Pembelian aplikasi bisa lebih cepat, peringatan soal aplikasi boros baterai lebih jelas, dan proses verifikasi developer dibuat lebih ketat. Di sisi lain, aplikasi yang menipu atau menyesatkan juga disebut bakal lebih mudah diturunkan dari toko aplikasi.

Pembelian lebih praktis di Google Play Store

Salah satu pembaruan yang paling mudah dirasakan ada pada pembelian aplikasi. Mulai Juli 2026, Google Play Store akan mendukung pembelian aplikasi dengan sidik jari. Artinya, pengguna tidak perlu lagi mengetik password setiap kali menyelesaikan transaksi.

Fitur ini ditujukan untuk memangkas langkah yang selama ini sering dianggap merepotkan. Bagi sebagian orang, perubahan kecil seperti ini penting. Risiko salah klik saat membeli aplikasi atau game juga ikut ditekan karena proses otorisasi memakai biometrik.

Masih di jalur yang sama, Google juga menyiapkan lebih banyak pilihan pembayaran. Aturan baru itu memberi ruang bagi developer untuk menawarkan harga lebih murah jika pembayaran dilakukan di luar Play. Bagi ekosistem aplikasi, langkah ini bisa memengaruhi strategi penetapan harga dan cara developer mengarahkan transaksi.

Label baterai dan verifikasi developer

Mulai Maret 2026, Google Play Store akan menampilkan label “Boros Baterai” untuk aplikasi yang dinilai membuat HP panas dan cepat habis daya. Label ini muncul sebagai peringatan visual di Play Store, sehingga pengguna bisa melihat risiko aplikasi sebelum mengunduhnya.

Bagi pemilik ponsel Android, fitur ini punya dampak praktis. Aplikasi yang tampak menarik di halaman unduhan belum tentu nyaman dipakai harian jika ternyata rakus daya. Peringatan seperti ini membantu pengguna memilah aplikasi lebih hati-hati, terutama di perangkat dengan baterai kecil atau kondisi baterai yang sudah menurun.

Google juga bergerak ke sisi keamanan distribusi aplikasi. Mulai September 2026, perusahaan akan memverifikasi semua developer, termasuk yang menyebarkan APK di luar Play Store. Langkah ini ditujukan agar identitas pengembang bisa dicek lebih konsisten, tidak hanya pada aplikasi yang resmi tayang di toko aplikasi.

Play Store dibuat lebih bersih

Pembaruan lain mengarah ke kualitas tampilan Play Store. Aplikasi yang menipu atau menyesatkan bakal lebih mudah diturunkan Google. Dengan begitu, pengguna diharapkan lebih sedikit berhadapan dengan aplikasi yang promonya berlebihan atau informasinya tidak sesuai isi.

Gabungan lima fitur itu menunjukkan arah baru Google Play Store: bukan sekadar etalase aplikasi, tapi juga lapisan kontrol yang lebih ketat. Pembelian dibuat lebih singkat, peringatan teknis diperjelas, dan developer ditekan agar lebih transparan.

Yang paling penting, perubahan itu menyentuh hal yang sering terjadi sehari-hari. Pengguna tidak cuma berurusan dengan tampilan baru, melainkan juga dengan proses unduh yang lebih aman, biaya yang bisa lebih fleksibel, dan aplikasi yang lebih mudah disaring sebelum masuk ke HP Android.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda