Selasa, 21 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Pitch Spotlight Seven Soroti Imigrasi Tak Terkendali

Pitch Spotlight Seven Soroti Imigrasi Tak Terkendali
Pitch Spotlight Seven Soroti Imigrasi Tak Terkendali

JAKARTA — pitch Spotlight yang dibagikan Pauline Hanson memicu perhatian karena dokumen itu mendorong program Seven untuk menyorot apa yang disebut sebagai “uncontrolled immigration” atau imigrasi tak terkendali. Dalam pitch itu, produser Seven bahkan disebut mendorong Hanson terbang ke Inggris untuk bertemu Nigel Farage dan merekam edisi khusus Spotlight.

Bahan promosi internal yang diunggah Hanson ke media sosial itu juga menyiratkan Seven bisa membantu sebagian biaya perjalanan Hanson dan timnya. Di dalam email, program current affairs itu memakai frasa “uncontrolled immigration” tujuh kali, sambil menegaskan mereka punya fakta yang menjadi “the backbone of our story”.

Pitch Spotlight Seven dan pesan yang dibawanya

Menurut pitch yang diposting Hanson di Facebook pada Senin, senior producer Luke Mortimer mengatakan program tersebut akan “illustrate the strain uncontrolled immigration is placing on our infrastructure” dan menunjukkan apa yang menurutnya sedang dihadapi Australia “if we don’t take back control of who comes to our country”.

Mortimer juga menulis bahwa pemilih di Britania melihat gambar kapal-kapal penuh migran, sering kali pria muda dari Timur Tengah dan Afrika, menyeberangi Channel Inggris. Ia menambahkan bahwa mereka juga melihat kota-kota pesisir berubah menjadi kamp bagi orang-orang yang mengklaim status pengungsi.

Seven kemudian mengonfirmasi bahwa email itu memang pitch untuk Spotlight. Tapi stasiun televisi itu menjauhkan diri dari isi email yang bocor itu dan menyebutnya hanya satu dari ratusan komunikasi antara Seven dan tim Hanson menjelang tayangnya program.

Seven juga membantah membayar perjalanan Hanson ke Inggris. Dalam email, Mortimer memang menulis, “We can discuss travel arrangements,” yang membuat kesan bahwa urusan perjalanan masih bisa dibicarakan, tetapi Seven menegaskan tidak ada pembayaran perjalanan dari pihaknya.

Kenapa isi pitch ini jadi soal

Yang membuat kisah ini menonjol bukan cuma pertemuan Hanson dengan tokoh sayap kanan Inggris, melainkan nada yang dipakai dalam pitch resmi program berita. Saat sebuah program current affairs ikut mengulang bahasa aktivis anti-imigrasi, batas antara peliputan dan dukungan pandangan politik jadi ikut dipertanyakan.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda