Kamis, 23 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

The Odyssey di IMAX Diserbu, Rekor Baru untuk Nolan

The Odyssey di IMAX memicu rekor baru penjualan tiket
Permintaan The Odyssey di IMAX memecah ekspektasi industri dan membuat kursi premium cepat habis terjual. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — The Odyssey di IMAX mendorong penonton antre lebih dari sekadar untuk sebuah film baru. Di banyak kota, tiket untuk format premium ini ludes cepat, bahkan ada penonton yang selesai menonton lalu masuk lagi ke pemutaran 4DX karena pengalaman suaranya dianggap layak diulang.

Film Christopher Nolan itu bukan cuma ramai dibicarakan, tapi juga mengubah cara industri membaca minat penonton. IMAX menyebut permintaan untuk format 70mm film melampaui ekspektasi mereka, sementara beberapa jadwal langka seperti pemutaran pukul 3 pagi di Lincoln Square IMAX, New York, ikut habis terjual.

The Odyssey di IMAX memecah ekspektasi industri

Dalam laporan Fortune, IMAX mengatakan pembukaan film ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah perusahaan. Secara global, film tersebut mengantongi $52 juta pada akhir pekan pembuka dan menyumbang 20% dari total pembukaan worldwide.

Di laporan lain, Financial Post menulis angka global opening weekend The Odyssey mencapai $264,1 juta, dengan pendapatan Amerika Serikat dan Kanada sebesar $124,5 juta. Perbedaan ini muncul karena sudut pelaporan yang berbeda, tetapi arah datanya sama: film ini langsung melaju kencang sejak hari-hari awal penayangan.

Yang membuat sorotan makin kuat, hanya sekitar 40 bioskop di seluruh dunia yang bisa memutar film 70mm IMAX asli. Christopher Nolan juga diketahui menjual tiket jauh-jauh hari, bahkan setahun sebelum perilisan, sesuatu yang jarang terjadi untuk film arus utama.

Efeknya terasa sampai ke hal yang kecil. Popcorn bucket berbentuk kamera IMAX pun ikut habis terjual. Bagi studio, itu sinyal penting. Bagi jaringan bioskop, ini bukti bahwa format premium masih punya daya jual besar ketika judulnya terasa peristiwa, bukan sekadar tontonan rutin.

Kenapa penonton rela membayar lebih

IMAX menjelaskan bahwa The Odyssey adalah film naratif pertama yang sepenuhnya direkam memakai kamera IMAX. Nolan memakai casing peredam suara khusus agar dialog dan adegan aksi bisa direkam dalam format itu. Kamera yang dipakai juga disebut bernilai $500,000 per unit dan harus diisi ulang setelah beberapa menit dialog direkam.

Tekanan produksi itu kemudian menjadi bahan bakar rasa penasaran. Penonton film, terutama penggemar format besar, melihat 70mm sebagai cara “paling benar” untuk menyaksikan The Odyssey. Dari sisi emosi, pengalaman seperti itu menawarkan sesuatu yang sulit diganti layar rumah: gambar lebar, suara yang menyapu ruangan, dan sensasi hadir di dalam adegan.

Jorge Barraza, chief science officer di Immersion Neuroscience, mengatakan orang tidak sekadar membayar untuk layar lebih besar atau speaker lebih keras. Mereka membayar untuk pengalaman yang menangkap perhatian, melibatkan lebih banyak indera, dan membentuk memori yang lebih kuat. Ia menilai pengalaman yang imersif cenderung meninggalkan jejak emosional lebih dalam.

“When these experiences are immersive, they’re a lot richer in a sensory way,” kata Barraza kepada Fortune. “They’re likely to generate stronger memories and connect with us more.”

IMAX pun menegaskan pola yang sama. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan bahwa ketika pembuat film menghadirkan “a truly extraordinary event,” penonton akan datang untuk merasakannya di IMAX. Kalimat itu terdengar seperti strategi bisnis, tapi pada praktiknya juga jadi pembacaan baru atas selera pasar.

Apa artinya bagi bioskop dan studio

Soal dampaknya, inilah titik paling penting. Bukan cuma untuk film Nolan, tapi untuk cara industri menjual pengalaman menonton. Saat streaming membuat akses hiburan makin mudah, studio justru didorong untuk menciptakan tontonan yang terasa istimewa di bioskop. Premium format berubah dari tambahan kecil menjadi mesin pendapatan yang makin diperhitungkan.

Paul Dergarabedian, kepala Marketplace Trends di Rentrak, menyebut pembukaan The Odyssey sebagai “one of the most monumental weekends in moviegoing history.” Ia menilai kerumunan penonton, jadwal yang habis, dan antrean konsesi memperlihatkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar angka tiket.

“The audience is telling the industry something,” kata Dergarabedian kepada Fortune. “The most powerful people in Hollywood are the moviegoers and they either vote by being there or not being there.”

Kalimat itu terasa relevan karena data pasar ikut mengarah ke sana. Menurut Rentrak, box office domestik naik 10,3% year-over-year menjadi lebih dari $5.4 billion, dan menembus tonggak $5 billion pada 8 Juli, 15 hari lebih cepat dibanding 2025.

Dalam hitungan industri, ini bukan sekadar kabar baik satu film. Ini tanda bahwa ruang bioskop masih bisa tumbuh ketika judulnya cukup besar dan formatnya cukup istimewa.

Di sosial media, reaksi penonton ikut memperkuat gaungnya. Ada yang bercanda bahwa mencoba menonton The Odyssey di 70mm lebih sulit daripada perjalanan Odysseus sendiri. Candaan itu terdengar ringan, tapi ada pesan di baliknya: kelangkaan juga bisa menjadi nilai jual.

Financial Post mencatat film ini baru satu akhir pekan tayang dan sudah hampir masuk daftar 10 besar box office, dengan total $263 million worldwide yang sudah menutup budget $250 million. Posisi itu membuat The Odyssey berpeluang besar menjadi salah satu penghasil pendapatan terbesar tahun ini, setelah Michael dan The Super Mario Galaxy Movie.

Sementara itu, dari sisi kreatif, Nolan sendiri belum menunjukkan tanda ingin melambat. Jpnn dan CNN Indonesia, mengutip pernyataan Nolan ke Today dan Variety, melaporkan sang sutradara merasa butuh setidaknya tiga tahun untuk kembali membuat film baru setelah The Odyssey. Ia menyebut proyek itu melelahkan, tetapi juga memang seharusnya sulit.

Di titik itu, pasar tampaknya sedang memberi jawaban yang cukup keras: penonton masih mau datang, asal yang ditawarkan memang terasa seperti peristiwa. Dan untuk studio, pesan itu mungkin lebih mahal daripada sekadar angka pembukaan.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda