Guru pendamping Reisti Hudatul melihat nilai besar dari program ini. Dia berharap inisiatif “Istana untuk Anak Sekolah” terus berlanjut sehingga lebih banyak siswa Indonesia mendapat kesempatan belajar langsung di pusat kekuasaan itu.
“Harapan kami program ini berkelanjutan, sehingga semakin banyak murid dapat mengambil pelajaran dan memahami bahwa Istana memberi banyak peluang bagi mereka di masa depan,” kata Reisti.
Di momen Hari Anak Nasional itu, guru juga menyampaikan pesan inspiratif untuk semua anak Indonesia: “Jangan pernah berhenti bermimpi. Terus berjuang dan capai cita-cita kalian.” Pesan sederhana namun kuat yang ingin ditanamkan dalam benak generasi penerus.
Program Berkelanjutan untuk Nasionalisme Anak
Program “Istana untuk Anak Sekolah” dirancang sebagai ruang pembelajaran yang membuka akses anak-anak Indonesia untuk mengenal lebih dekat sejarah bangsa, nilai-nilai kebangsaan, dan simbol-simbol negara secara nyata. Melalui pengalaman langsung di Istana Kepresidenan, diharapkan tumbuh generasi muda yang berkarakter, percaya diri, dan memiliki semangat mengabdi untuk Indonesia.
Bagi peserta seperti Anna Nadiatun Nabilah dan Yuge Abdihan Putra, pengalaman itu membangkitkan harapan agar anak-anak di seluruh Indonesia — tanpa terkecuali — mendapat kesempatan yang sama.
Akses langsung ke simbol kenegaraan diyakini bisa memperkuat rasa cinta terhadap negara sejak dini, jauh lebih efektif daripada pelajaran teori belaka. Dengan program yang terus berlanjut, semangat nasionalisme dan aspirasi generasi muda Indonesia diharapkan terus membara.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.