Kamis, 30 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Media sosial pemerintah Singapura jadi kreator paling menarik

Media sosial pemerintah Singapura jadi kreator paling menarik
Media sosial pemerintah Singapura jadi kreator paling menarik

SINGAPURA — media sosial pemerintah Singapura belakangan ikut mencuri perhatian karena beberapa video yang paling viral justru datang dari lembaga negara. CNA Lifestyle berbicara dengan Singapore Police Force dan Singapore Tourism Board untuk mencari tahu bagaimana keduanya bisa menyambangi audiens muda sambil tetap menjaga misi masing-masing.

Yang membuat cerita ini menonjol bukan cuma soal angka tontonan. Salah satu video dari Singapore Police Force disebut telah mengumpulkan jutaan penonton, memicu recreations, dan menggaet penggemar dari berbagai negara. Untuk ukuran konten resmi pemerintah, itu lompatan yang tidak kecil.

Media sosial pemerintah Singapura dan daya tarik yang tak biasa

Dalam bahan CNA Lifestyle, fenomena ini digambarkan sebagai sesuatu yang tak banyak orang duga beberapa tahun lalu. Jika dulu akun lembaga pemerintah identik dengan pengumuman kaku, kini media sosial pemerintah Singapura justru bisa masuk ke ruang percakapan yang lebih santai dan dekat dengan kebiasaan audiens muda.

Perubahan itu penting karena media sosial sudah jadi tempat orang mencari informasi sekaligus hiburan. Di titik inilah tantangannya muncul. Konten harus menarik, tapi pesan lembaga tidak boleh hilang. Harus ringan, namun tetap resmi. Tidak mudah. Justru di situlah nilai pembeda yang dicari CNA Lifestyle saat mewawancarai dua lembaga itu.

Kenapa video SPF bisa menembus audiens global

Satu kalimat dari bahan sumber menjelaskan betapa jauhnya jangkauan konten itu: video dari Singapore Police Force disebut sebagai salah satu video paling viral di dunia pada 2026. Dampaknya terasa di dua arah. Di satu sisi, nama lembaga pemerintah bisa muncul dalam format yang lebih ramah dan mudah dibagikan. Di sisi lain, publik melihat bahwa komunikasi resmi tak harus selalu serius dan kaku.

Bagi pembaca di Indonesia, cerita ini relevan karena banyak institusi publik kini berlomba merebut perhatian di media sosial. Pelajarannya sederhana tapi terasa: audiens muda jarang bertahan pada konten yang terasa satu nada. Mereka lebih cepat berhenti di video yang punya ritme, ide segar, dan identitas jelas. Singapore Police Force tampaknya menang di titik itu.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda