Sabtu, 1 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

7 Khasiat Buah Matoa, Ampuh Tingkatkan Imun Tubuh

Buah matoa kaya vitamin C dan antioksidan
Buah matoa dikenal punya kandungan vitamin C dan antioksidan yang menarik untuk pola makan sehat. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Buah matoa menjadi buah khas Papua yang makin mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Di balik rasa manisnya yang sering disebut mirip kelengkeng dan rambutan, buah ini menyimpan vitamin dan antioksidan yang membuatnya menarik dibahas dari sisi kesehatan.

Buah matoa bukan cuma soal rasa. Dari bahan sumber yang dihimpun, buah ini mengandung vitamin C, vitamin E, flavonoid, polifenol, tanin, hingga saponin. Kombinasi itu membuat buah matoa kerap dikaitkan dengan dukungan terhadap daya tahan tubuh dan perlindungan sel dari radikal bebas.

Buah matoa dan kaitannya dengan imun tubuh

Khasiat buah matoa yang paling dikenal adalah membantu menjaga daya tahan tubuh. Vitamin C berperan dalam mendukung fungsi sel imun, sedangkan antioksidan membantu melindungi sel kekebalan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Farmasi Sains dan Praktis tahun 2021 menunjukkan bahwa buah matoa mengandung vitamin A, C, E, flavonoid, dan senyawa fenolik yang memberikan aktivitas antioksidan cukup tinggi. Kandungan ini berpotensi mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Bahan sumber juga menyebut Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) mencatat kandungan vitamin C pada matoa lebih tinggi dibanding jeruk. Ini jadi salah satu alasan buah ini sering dilihat sebagai pilihan menarik saat orang mencari asupan yang membantu menjaga imun tubuh.

Antioksidan, peradangan, dan perlindungan sel

Setiap hari tubuh bisa terpapar radikal bebas dari polusi udara, asap rokok, paparan sinar ultraviolet, maupun proses metabolisme alami. Jika jumlahnya berlebihan, radikal bebas dapat memicu stres oksidatif dan berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis seperti kanker.

Sejumlah penelitian menemukan bahwa ekstrak buah matoa memiliki aktivitas antioksidan yang kuat berkat kandungan flavonoid, tanin, dan senyawa fenolik. Senyawa itu bekerja dengan menangkap radikal bebas sehingga membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Penelitian dalam jurnal Farmasimed pada tahun 2022 juga melaporkan bahwa buah matoa menunjukkan aktivitas antiinflamasi. Efek tersebut diduga berasal dari kandungan flavonoid, tanin, alkaloid, dan terpenoid yang mampu menghambat pembentukan senyawa pemicu peradangan.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda