Pemerintah Amerika Serikat resmi mengunci aturan jaminan visa bagi calon pemohon dari 50 negara tertentu. Kebijakan yang sebelumnya bersifat uji coba ini kini beralih menjadi permanen. Siapa pun yang berasal dari daftar negara tersebut harus siap merogoh kocek lebih dalam, dengan setoran jaminan mencapai 20.000 dolar AS atau sekitar Rp300 jutaan per orang.
Kamboja menjadi salah satu negara yang masuk dalam radar kebijakan ketat ini. Mengutip laporan resmi yang muncul di pemberitahuan federal akhir pekan lalu, Departemen Luar Negeri AS menegaskan langkah ini sebagai upaya memperkuat kontrol perbatasan.
Washington ingin memastikan setiap orang yang datang memiliki kapasitas finansial sekaligus niat jujur untuk pulang ke negara asal saat izin tinggalnya habis.
Memahami Jaminan Finansial Visa
Konsep visa bond sebenarnya bukan barang baru, tapi jarang diterapkan secara masif. Secara praktis, ini adalah uang “tanda jadi” yang disetorkan sebelum seseorang berangkat ke Amerika Serikat.
Dana tersebut bukan biaya administrasi biasa, melainkan jaminan komitmen agar pemohon mematuhi aturan imigrasi yang berlaku. Jika pemohon melanggar aturan, misalnya menetap melebihi waktu yang diizinkan atau overstay, pemerintah AS bakal menyita uang jaminan tersebut.
Sebagian besar negara yang masuk dalam daftar ini berada di kawasan Afrika. Namun, masuknya Kamboja menunjukkan bahwa AS tidak hanya membidik satu wilayah geografis tertentu. Mereka menyasar negara-negara yang selama ini memiliki catatan tingkat overstay atau pelanggaran visa yang dianggap memerlukan pengawasan ekstra oleh otoritas konsuler di sana.
Respon Terhadap Risiko Imigrasi
Langkah ini mencerminkan sikap pemerintah Amerika yang makin protektif. Selama ini, para pejabat imigrasi sering kesulitan melacak warga asing yang hilang jejak setelah visa kunjungannya kedaluwarsa. Dengan mewajibkan jaminan finansial dalam jumlah besar, pemerintah berharap ada efek gentar sekaligus jaring pengaman bagi kas negara jika terjadi pelanggaran.
Belum ada rincian teknis mengenai mekanisme pembayaran atau apakah jaminan ini berlaku untuk semua jenis visa. Namun, para calon pelamar dari daftar 50 negara tadi harus mulai menghitung ulang biaya perjalanan mereka. Tambahan beban 20.000 dolar AS jelas bukan angka kecil.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.