BATULICIN — Suasana duka menyelimuti Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menyusul tragedi kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa tujuh orang. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.
Kecelakaan maut ini melibatkan sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan satu unit truk tangki BBM. Benturan keras saat insiden adu banteng tersebut menyebabkan kondisi mobil pikap mengalami kerusakan parah pada bagian kabin, sementara truk tangki juga mengalami kerusakan berat di sisi depan.
Data resmi yang dihimpun menunjukkan korban meninggal dunia mencapai tujuh orang. Mereka terdiri dari dua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel), satu orang Ketua Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi, serta supir truk tangki BBM.
Penghormatan Terakhir bagi Korban
Pemerintah Desa Batulicin Irigasi secara resmi menyatakan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa rombongan mahasiswa KKN serta perangkat desa setempat. Sebagai langkah duka cita dan bentuk penghormatan bagi para korban, desa memutuskan untuk membatalkan seluruh agenda perayaan hari besar nasional.
Pihak Pemerintah Desa menyatakan bahwa Pasar Kuliner Jadul dan seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI pada bulan Agustus ini resmi ditiadakan. Keputusan tersebut diambil agar fokus masyarakat setempat tertuju pada empati dan rasa duka mendalam terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Duka cita juga mengalir dari berbagai pihak, termasuk pihak kampus.
Akun Instagram resmi Universitas Lambung Mangkurat, @univlambungmangkurat, menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya dua mahasiswa mereka, Abdi Cahaya Girsang dari program studi Kehutanan 2023 dan Muhammad Ramadhani dari program studi Manajemen Sumberdaya Perairan 2023.
Keduanya merupakan bagian dari peserta KKN Tematik Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang tengah mengabdi di desa tersebut.
Kronologi Singkat Kejadian
Rombongan mahasiswa KKN tersebut dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju area rekreasi Sungai Alut yang terletak di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe. Namun, perjalanan yang seharusnya menjadi agenda jeda dari aktivitas KKN justru berakhir menjadi tragedi di tengah perjalanan di jalur alternatif tersebut.
Langkah tegas Pemerintah Desa Batulicin Irigasi untuk meniadakan perayaan HUT Kemerdekaan RI merupakan respons atas duka yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat desa atas kehilangan sosok-sosok muda yang tengah berkontribusi dalam KKN maupun perangkat Karang Taruna desa. Pihak desa juga menyampaikan terima kasih atas pengertian serta dukungan doa yang diberikan masyarakat luas atas tragedi ini.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.