Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Polisi selidiki dugaan kebakaran disengaja di Pasar Besar Palangka Raya

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di kawasan padat penduduk
Proses pemadaman kebakaran yang melanda kawasan permukiman di dekat Pasar Besar, Palangka Raya, pada Minggu malam. (Ilustrasi: AI)

PALANGKA RAYA — Kepolisian Sektor Pahandut mulai menyelidiki indikasi adanya unsur kesengajaan dalam musibah kebakaran yang melanda kawasan Pasar Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Peristiwa ini menghanguskan sejumlah bangunan di area permukiman pada Minggu malam.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB, tepatnya di permukiman yang terletak di antara Jalan Jawa dan Jalan Kalimantan. Lokasi ini berada di sisi pagar Pekuburan Kristen Pahandut. Saat kejadian berlangsung, aktivitas pasar malam masih ramai sehingga memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hertanto, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah mengamankan satu orang terkait peristiwa tersebut. Namun, dia menyebut orang yang diamankan itu belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut. “Betul ada yang kami amankan. Tapi belum dapat diajak berbicara,” ujarnya.

Terkait motif maupun rincian kejadian, polisi berjanji akan segera memberikan penjelasan setelah proses pemeriksaan rampung. Pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk memastikan apakah kebakaran tersebut memang disengaja atau disebabkan oleh faktor lain.

Kendala Pemadaman di Lokasi Padat

Ketua BPK Kamboja, Sucipto, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, terdapat dugaan api berasal dari salah satu pemilik rumah yang sengaja membakar kediamannya. Dugaan ini kini menjadi fokus pendalaman bagi aparat kepolisian di lapangan.

Proses pemadaman menjadi tantangan berat bagi para petugas. Area pemukiman tersebut didominasi oleh bangunan berbahan kayu sehingga api dengan cepat menjalar. Sucipto menyebut keterbatasan sumber air di sekitar titik api sempat menjadi hambatan utama bagi tim pemadam saat bertugas.

Upaya pemadaman melibatkan puluhan personel dari berbagai elemen, termasuk BPK Kamboja, relawan pemadam, BPBD Kota Palangka Raya, BNPB Kalimantan Tengah, Tim Karhutla, Damkar, PLN, hingga unsur TNI dan Polri. Masyarakat setempat pun turut bahu-membahu dalam proses pemadaman yang berlangsung selama kurang lebih dua jam.

Kobaran api sempat menjangkau bagian atap kawasan Pemakaman Kristen Pahandut akibat bara yang terbawa hembusan angin. Namun, kesigapan petugas mampu mencegah penyebaran api ke bangunan lain di sekitarnya. Hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Meskipun demikian, dampak fisik dari kebakaran ini cukup signifikan dengan puluhan rumah dan barak dilaporkan hangus tak tersisa. Petugas terkait hingga kini masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian material yang dialami para korban di kawasan tersebut.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda