Kamis, 6 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Kurs Rupiah Hari Ini 6 Agustus 2026, 1 USD Stabil di Rp17.932

Kurs Rupiah Hari Ini 6 Agustus 2026: 1 USD = Rp17.932, Kurs Tengah BI Rp17.937
Kurs Rupiah Hari Ini 6 Agustus 2026, 1 USD Stabil di Rp17.932. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau stabil pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026 pukul 10:30 WIB. Mata uang Garuda berada di level Rp17.932 per dolar AS, tidak menunjukkan pergerakan signifikan.

Data pasar menunjukkan bahwa kurs rupiah terhadap dolar AS flat 0,00% di angka Rp17.932. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mencatat kurs tengah sebesar Rp17.937, sedikit lebih tinggi dibandingkan kurs pasar.

Rincian Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini

Pukul 10:30 WIB, pergerakan kurs rupiah masih dalam rentang terbatas. Pelaku pasar cenderung menahan diri menjelang rilis data ekonomi penting yang bisa memicu volatilitas.

Keterangan Nilai Perubahan
Kurs Pasar Rp17.932 0,00%
Kurs Tengah BI Rp17.937
Bank Jual Rp18.437
Bank Beli Rp17.437

Angka ini menunjukkan rupiah sedikit menguat tipis Rp5 dibanding kurs tengah BI. Kondisi ini mencerminkan upaya stabilisasi pasar yang mungkin dilakukan oleh otoritas moneter.

Daftar Kurs Mata Uang Asing Lainnya

Selain dolar AS, pergerakan mata uang utama lainnya juga menunjukkan variasi. Beberapa mata uang seperti Euro dan Dolar Taiwan terpantau menguat, sementara Yen Jepang dan Yuan Tiongkok melemah.

Mata Uang Kurs Perubahan 24 Jam
USD Dolar AS Rp17.932 ▲ 0,00%
SGD Dolar Singapura Rp13.995 ▼ 0,02%
EUR Euro Rp20.714 ▲ 0,12%
GBP Pound Inggris Rp24.149 ▲ 0,09%
JPY Yen Jepang Rp114 ▼ 0,12%
AUD Dolar Australia Rp12.650 ▲ 0,08%
CNY Yuan Tiongkok Rp2.652 ▼ 0,21%
SAR Riyal Saudi Rp4.782 ▲ 0,00%
MYR Ringgit Malaysia Rp4.381 ▼ 0,07%
HKD Dolar Hong Kong Rp2.286 ▼ 0,01%
TWD Dolar Taiwan Rp557 ▲ 0,22%

Dolar Taiwan (TWD) dan Euro (EUR) menjadi mata uang yang paling menguat hari ini, memberikan sedikit dorongan pada keranjang mata uang global.

Analisa Pergerakan Rupiah dan Dampaknya

Stabilitas nilai tukar USD/IDR di rentang Rp17.900-an hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pasar global menantikan sinyal lebih lanjut dari Federal Reserve (The Fed) AS. Pelaku pasar cenderung menahan posisi menjelang rilis data inflasi AS yang sangat dinantikan, yang bisa menentukan arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Di sisi domestik, intervensi Bank Indonesia berperan penting dalam menjaga stabilitas. Kurs tengah BI di Rp17.937 kerap dijadikan acuan untuk menstabilkan pasar, mengurangi volatilitas yang mungkin timbul dari gejolak eksternal. Selain itu, sentimen global secara keseluruhan masih beragam, dengan mata uang Asia cenderung bergerak bervariasi.

Bagi eksportir dan importir, fluktuasi yang minim ini dapat memberikan kepastian dalam perhitungan biaya dan pendapatan. Namun, penting untuk terus memantau pergerakan kurs di jam-jam berikutnya, terutama menjelang penutupan pasar, untuk mengantisipasi potensi perubahan yang dipicu oleh sentimen baru atau data ekonomi yang dirilis.

Para investor dan pelaku bisnis disarankan untuk selalu memantau informasi terkini mengenai kurs BI serta kurs jual/beli bank untuk mengambil keputusan transaksi yang tepat. Pergerakan rupiah di kisaran ini dapat berdampak langsung pada biaya impor barang dan daya saing ekspor, mempengaruhi margin keuntungan dan strategi penetapan harga.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda