Kamis, 6 Agustus 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Pria di Gianyar Bali Tewas Misterius Terjepit Batu Pemecah Ombak

Pria di Gianyar Bali Tewas Misterius Terjepit Batu Pemecah Ombak
Pria di Gianyar Bali Tewas Misterius Terjepit Batu Pemecah Ombak

Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di sela-sela batu pemecah ombak di Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Rabu (5/8/2026). Hingga kini, pihak kepolisian masih berupaya mengungkap misteri di balik kematian korban yang ditemukan terjepit di struktur beton penahan gelombang tersebut.

Keberadaan jenazah pertama kali disadari oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar pesisir pantai. Laporan warga tersebut segera direspons cepat oleh aparat kepolisian bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar yang langsung merapat ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.

Tantangan Evakuasi dan Identifikasi

Medan yang curam dengan posisi jenazah yang terjepit di antara celah batu pemecah ombak membuat proses evakuasi berjalan cukup sulit. Tim gabungan harus bekerja ekstra hati-hati untuk menarik korban agar tidak mengalami kerusakan fisik lebih parah.

Setelah berhasil dikeluarkan dari himpitan bebatuan, jasad korban segera dilarikan menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) menuju RS Prof. Ngoerah Denpasar.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah jenazah berhasil dievakuasi. Pihaknya kini fokus menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Posisi korban jatuh terhimpit di sela-sela batu di pinggir pantai. Sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Sanglah dulu,” ujar Kompol I Nyoman Wiranata.

Temuan Mobil di Lokasi

Penyelidikan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik korban. Petugas di lapangan juga mengamankan sebuah unit mobil yang diduga kuat milik korban. Kendaraan tersebut ditemukan terparkir di area sekitar pantai, tidak jauh dari titik ditemukannya jenazah.

Keberadaan mobil ini kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi kepolisian untuk menelusuri identitas serta riwayat keberadaan korban sebelum insiden tragis tersebut terjadi.

Kasus ini memicu perhatian warga sekitar yang kerap menjadikan Pantai Purnama sebagai lokasi beraktivitas. Dampak dari penemuan ini, akses di sekitar lokasi sempat dibatasi selama proses evakuasi guna memastikan sterilisasi area demi keperluan penyelidikan. Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu keterangan resmi dari kepolisian terkait hasil identifikasi jenazah di rumah sakit.

Saat ini, tim kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi sebelum penemuan jenazah. Fokus penyelidikan selanjutnya adalah memastikan apakah insiden ini murni kecelakaan atau ada unsur lain yang melibatkan pihak luar.

Pihak rumah sakit dijadwalkan akan memberikan hasil pemeriksaan forensik sebagai dasar kepolisian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda