Deru mesin kapal memecah keheningan Pantai Makeruh, Desa Makeruh, Kabupaten Bengkalis, Kamis pagi, 6 Agustus 2026. Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi turun langsung ke pasir pantai, menyapa nelayan yang baru saja menepi. Ia datang bukan sekadar seremoni, melainkan membawa misi nyata dalam tajuk Ekspedisi Merah Putih Presisi untuk menyapa warga di titik paling depan perbatasan negara.
Kondisi geografis yang menantang tidak menyurutkan langkah rombongan Polda Riau. Mereka ingin memastikan bahwa menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, semangat nasionalisme tidak hanya terasa di gedung-gedung megah ibu kota, tetapi berdenyut kencang di tepian negeri.
Bagi warga pesisir, kehadiran perwira tinggi kepolisian di desa mereka adalah penanda bahwa negara benar-benar hadir mengawal mereka.
Menggerakkan Ekonomi Nelayan
Sektor ekonomi nelayan menjadi fokus utama. Brigjen Hengki menyerahkan langsung 10 unit mesin ketinting kepada para nelayan setempat. Selama ini, para nelayan di Desa Makeruh harus berjuang dengan keterbatasan alat tangkap untuk menyambung hidup.
Dengan mesin baru yang lebih bertenaga, harapan untuk menjangkau titik tangkap yang lebih jauh kini terbuka lebar. Efeknya tentu ke dapur keluarga masing-masing.
Rombongan juga menyebar ke sudut-sudut desa untuk membagikan 100 paket bantuan sosial. Suasana berubah jadi lebih meriah saat 500 bendera Merah Putih mulai dibagikan kepada warga. Bendera-bendera kecil itu kini menghiasi rumah panggung kayu dan perahu nelayan, menciptakan pemandangan yang kontras dan gagah di sepanjang pesisir.
Bukan hanya bantuan logistik yang mengalir. Bhabinkamtibmas Polsek Rupat kini memiliki amunisi baru berupa satu unit sepeda motor operasional. Kendaraan ini krusial. Soalnya, medan di sini tidak mudah. Dengan motor operasional, polisi punya mobilitas lebih tinggi untuk menyambangi warga yang rumahnya tersebar jauh di sepanjang garis pantai.
Rawat Lingkungan hingga Kesehatan
Matahari sudah cukup tinggi saat tim medis mulai diserbu warga. Ada 50 orang yang mengantre layanan kesehatan gratis. Mereka memeriksakan keluhan kesehatan yang selama ini sering terabaikan karena akses ke puskesmas terdekat cukup jauh. Bagi warga Desa Makeruh, kehadiran tim medis dadakan ini menjadi berkah tersendiri.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.