BEKASI — Sekitar 700 orang memadati kawasan Grand Wisata, Bekasi, dalam ajang lari 5K bertajuk IPEKA RUN 2026: RUN2RISE, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menggabungkan olahraga, pendidikan, dan aktivitas masyarakat dalam satu rangkaian yang dirancang Sekolah Kristen IPEKA Grand Wisata.
Ajang lari 5K itu hadir bukan sekadar untuk finis di garis akhir. Di dalamnya, sekolah menempatkan olahraga sebagai ruang belajar yang ikut mendorong gaya hidup sehat sekaligus pendidikan karakter bagi para murid.
Ajang lari 5K yang dirancang untuk tumbuh bersama
Dengan tema RUN2RISE, penyelenggara membawa pesan tentang semangat untuk terus bertumbuh dan bangkit menghadapi berbagai tantangan. Tema ini terasa dekat dengan misi sekolah yang ingin menjadikan kegiatan luar ruang sebagai pengalaman yang bermakna, bukan cuma agenda seremonial.
Koordinator Lokasi Sekolah Kristen IPEKA Grand Wisata, Jonny Kurniawan, mengatakan ajang ini memang disusun agar murid mendapat pembelajaran yang tidak berhenti di ruang kelas. Ia menyebut nilai yang dibangun lewat kegiatan ini mencakup disiplin, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab.
“Kami percaya melalui kegiatan ini, murid belajar mengenai disiplin, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Pada saat yang sama, IPEKA RUN juga mempererat sinergi antara sekolah, keluarga, alumni, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif serta mendukung tumbuh kembang murid,” ujarnya.
Pesan itu penting karena olahraga massal seperti ini memberi pengalaman yang konkret bagi murid. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan soal nilai karakter, tapi ikut merasakannya ketika harus hadir tepat waktu, bergerak bersama, menjaga ritme, dan terlibat dalam suasana kompetitif yang tetap tertib.
Murdi terlibat dari persiapan sampai pelaksanaan
Keterlibatan murid juga tidak berhenti sebagai peserta. Mereka ikut ambil bagian dalam proses persiapan dan pelaksanaan bersama guru serta staf sekolah. Dari situ, murid mendapat pengalaman langsung dalam komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, hingga manajemen acara.
Ruang seperti ini punya arti besar bagi sekolah. Bagi lembaga pendidikan, kegiatan di luar kelas sering kali menjadi jembatan untuk menghubungkan teori karakter dengan praktik di lapangan. Bagi murid, pengalaman mengelola kegiatan memberi rasa tanggung jawab yang lebih nyata karena mereka melihat langsung alur kerja sebuah acara dari awal sampai selesai.
Kepala Sekolah SMA Kristen IPEKA Grand Wisata sekaligus Penanggung Jawab IPEKA RUN 2026: RUN2RISE, Jukilivi Sitohang, mengapresiasi antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak. Ia berharap IPEKA RUN bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan bukan hanya oleh keluarga besar IPEKA, tetapi juga masyarakat luas.
“Kami berharap IPEKA RUN dapat menjadi agenda tahunan yang dinantikan tidak hanya oleh keluarga besar IPEKA, tetapi juga masyarakat luas. Melalui ajang ini, kami ingin menginspirasi lebih banyak orang untuk menerapkan gaya hidup sehat,” ujarnya.
Dampaknya terasa ke peserta, sekolah, dan pelaku usaha lokal
Di titik ini, ajang lari 5K seperti IPEKA RUN 2026 punya efek yang lebih luas dari sekadar kegiatan olahraga pagi. Peserta mendapat ruang untuk bergerak bersama dalam suasana yang ramah keluarga. Sekolah mendapat panggung untuk menunjukkan pendekatan pendidikan karakter yang lebih hidup. Sementara itu, masyarakat sekitar ikut merasakan denyut kegiatan yang melibatkan banyak pihak.
Panitia juga tidak memusatkan kegiatan hanya di lintasan lari. Mereka menghadirkan Bazaar & Food Festival yang melibatkan pelaku UMKM lokal, lalu menambahkan penampilan murid dari jenjang TK hingga SMA, booth edukasi, serta layanan pemeriksaan kesehatan singkat bersama mitra kesehatan.
Rangkaian itu membuat acara berjalan lebih padat dan berlapis. Ada olahraga, ada hiburan, ada ruang belajar, dan ada perputaran aktivitas ekonomi kecil yang ikut hidup selama acara berlangsung. Dalam satu hari, Grand Wisata menjadi ruang pertemuan bagi sekolah, keluarga, alumni, masyarakat, dan pelaku usaha lokal.
Bagi IPEKA Grand Wisata, format seperti ini memperlihatkan bagaimana olahraga bisa masuk ke dalam pendidikan tanpa terasa dipaksakan. Dan untuk peserta yang datang, pesan RUN2RISE terasa sederhana tapi kuat: terus bergerak, terus bertumbuh, terus bangkit menghadapi tantangan.
“Kami percaya melalui kegiatan ini, murid belajar mengenai disiplin, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab,” kata Jonny Kurniawan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.