JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Harga XRP terpantau menguat tipis sebesar 2,3% dalam 24 jam terakhir, mencapai level $2.87 per unit pada Senin, 16 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Kenaikan ini didorong sentimen positif dari adopsi RippleNet oleh sejumlah bank di Timur Tengah dan Asia Tenggara, serta penyelesaian kasus hukum Ripple melawan SEC pada tahun 2024.
Aset kripto XRP, yang merupakan native token dari jaringan pembayaran Ripple, menjadi sorotan utama di kalangan investor dan pelaku pasar sepanjang tahun 2026. Fokusnya tidak hanya pada volatilitas harga, tetapi juga perkembangan fundamental proyek, terutama setelah putusan pengadilan yang menyatakan XRP bukan sekuritas saat diperdagangkan di bursa.
Harga XRP Hari Ini 16 Agustus 2026
Data pasar global menunjukkan, per pukul 19.00 WIB, 16 Agustus 2026:
| Data | Harga |
|---|---|
| Harga XRP/USD | $2.87 |
| Harga XRP/IDR | Rp46,500 |
| Perubahan 24 Jam | +2.3% |
| Market Cap | $170 Miliar |
| Volume 24 Jam | $3.2 Miliar |
Perlu diingat, harga kripto bersifat sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Investor disarankan untuk memeriksa platform penyedia data pasar seperti CoinMarketCap untuk pembaruan real-time.
Berita & Update Ripple Terbaru
Sejumlah perkembangan signifikan dari Ripple Labs turut mempengaruhi pergerakan harga XRP. Pertama, adopsi RippleNet terus meningkat. Beberapa bank terkemuka di wilayah Timur Tengah dan Asia Tenggara kini secara resmi menggunakan RippleNet, termasuk fitur On-Demand Liquidity (ODL) yang memanfaatkan XRP untuk memfasilitasi transfer dana lintas negara. Ini menjadi indikator kuat potensi utilitas XRP di sektor keuangan tradisional.
Kedua, kasus hukum antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat telah menemui titik terang. Gugatan yang dimulai pada 2020 tersebut berakhir pada 2024 dengan putusan pengadilan yang menyatakan bahwa penjualan XRP di bursa tidak memenuhi definisi sekuritas. Keputusan ini memberikan kejelasan regulasi yang krusial bagi XRP di Amerika Serikat, mengurangi ketidakpastian yang sebelumnya membayangi proyek tersebut.
Ketiga, pengembangan XRP Ledger (XRPL) terus berlanjut. Ripple secara aktif melakukan pembaruan pada XRPL, menambahkan fitur-fitur baru seperti fungsionalitas smart contract dan dukungan NFT. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing XRPL sebagai platform blockchain, memungkinkan ekosistemnya untuk menyaingi kemampuan yang ditawarkan oleh blockchain lain seperti Ethereum dan Solana.
Analisa & Prediksi Harga XRP
Secara teknikal, harga XRP saat ini menghadapi resistensi di level $2.90. Jika berhasil menembus level ini dengan volume yang signifikan, target selanjutnya dapat berada di kisaran $3.20. Namun, jika tekanan jual meningkat, support kuat terlihat di level $2.60 yang dapat menahan potensi penurunan lebih lanjut.
Dari sisi sentimen, proyeksi harga XRP dapat bergerak dalam dua skenario. Skenario bullish memprediksi target akhir 2026 di kisaran $4 hingga $5, terutama jika ada pengumuman kemitraan baru dengan bank-bank besar yang mengadopsi XRP. Sementara itu, skenario bearish menempatkan target di $2.20 hingga $2.40 jika pasar kripto mengalami koreksi signifikan akibat penurunan harga Bitcoin.
Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi. Informasi ini bukan merupakan saran keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR – Do Your Own Research) sebelum membuat keputusan investasi.
Faktor Penting yang Mempengaruhi Harga XRP
Beberapa faktor kunci terus mempengaruhi pergerakan harga XRP. Regulasi kripto di yurisdiksi utama seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Asia memiliki dampak besar terhadap sentimen pasar. Kebijakan yang lebih jelas atau menguntungkan dapat memicu kenaikan harga, sementara regulasi yang ketat bisa menjadi hambatan.
Kemitraan dan adopsi oleh bank juga sangat vital. Semakin banyak institusi keuangan yang mengintegrasikan RippleNet dan XRP untuk transaksi lintas batas, semakin besar utilitas dan permintaan terhadap XRP. Pergerakan Bitcoin, sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, seringkali menjadi barometer bagi seluruh pasar altcoin, termasuk XRP. Fluktuasi BTC biasanya menyeret altcoin ke arah yang sama.
Terakhir, aktivitas token unlock oleh Ripple Labs, di mana sejumlah XRP dilepaskan dari escrow setiap bulan, juga dapat mempengaruhi pasokan di pasar.
Cara Membeli XRP di Indonesia
Untuk investor di Indonesia yang tertarik membeli XRP, prosesnya cukup mudah. Langkah pertama adalah memilih exchange kripto yang legal dan terdaftar di Bappebti, seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu. Setelah memilih platform, Anda perlu menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC) dengan menggunakan KTP.
Selanjutnya, deposit dana rupiah ke akun Anda melalui transfer bank. Setelah saldo terisi, Anda dapat langsung melakukan pembelian XRP. Untuk keamanan jangka panjang, disarankan untuk menyimpan XRP Anda di wallet pribadi atau hardware wallet.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.