Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Harga DDR5 Naik 486%, Krisis SSD Diprediksi Sampai 2030

Harga DDR5 dan SSD internal naik tajam di pasar retail
Harga DDR5 di pasar retail Jerman melonjak, sementara SSD internal ikut naik dalam laporan terbaru. (Ilustrasi: AI)

Sinyal buruk dari pasar NAND

Wccftech juga menyoroti pernyataan Pua Khein-Seng, CEO Phison, perusahaan pembuat controller SSD. Mengutip laporan Taiwan’s Commercial Times, Pua mengatakan ia sempat berbincang dengan eksekutif senior dari produsen NAND dan menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan dari investasi sampai produksi massal benar-benar berjalan.

Jawaban yang ia terima jauh lebih lama dari perkiraan awal. Menurut Pua, estimasi awal sekitar dua tahun, tetapi jawabannya berubah menjadi empat tahun.

Jika hitungan itu dipakai, maka gangguan pasokan NAND diperkirakan bisa bertahan hingga 2030, bukan 2028 seperti perkiraan sebelumnya. Ini yang membuat pasar storage makin gelap, karena NAND adalah bahan dasar penting untuk SSD.

Yang membuatnya makin sensitif, ramalan itu datang bersamaan dengan kabar lain yang menyebut krisis RAM juga bisa berlangsung lama, bahkan sampai 2030 dan seterusnya. Wccftech menulis bahwa sisa tahun ini dan 2027 diperkirakan bakal melihat situasi memburuk.

Bagi konsumen, artinya pilihan membeli sekarang atau menunggu jadi makin sulit. Menunda pembelian tidak otomatis memberi harga lebih baik, sementara membeli sekarang berarti menerima harga komponen yang sudah tinggi. Dan untuk saat ini, angka 486% pada harga DDR5 menjadi penanda paling keras bahwa pasar belum menemukan remnya.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 18 Agustus 2026: Klaim Pack & Coins Gratis