Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

SBY Soroti Target Ekonomi Prabowo 6 Persen: Ambisius, tapi Bukan Mustahil

SBY Soroti Target Ekonomi Prabowo 6 Persen
SBY Soroti Target Ekonomi Prabowo 6 Persen

JAKARTA — Susilo Bambang Yudhoyono melihat target pertumbuhan ekonomi 6 persen yang ditetapkan pemerintahan Prabowo sebagai target ambisius, namun tetap realistis untuk dicapai. Mantan Presiden RI itu menilai arah pembangunan yang dipersiapkan pemerintah untuk 2027 semakin jelas dan memberikan harapan baru bagi masyarakat Indonesia.

SBY menyampaikan pandangannya terhadap substansi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo melalui unggahan di kanal YouTube pribadinya pada Senin, 17 Agustus 2026. Meski tidak hadir langsung dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, SBY tetap mengikuti dan memberikan respons terhadap arah pembangunan pemerintah.

Blueprint Pembangunan 2027 Makin Jelas

Mantan pemimpin negara selama 10 tahun itu mengatakan bahwa tahun 2027 menjadi momentum penting berlakunya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. SBY melihat blueprint dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah untuk tahun depan semakin baik, jelas, dan memberikan harapan baru.

“Saya menilai bahwa berbicara tahun 2027 dan sekaligus menandai berlakunya APBN untuk tahun 2027, saya melihat bahwa arah blueprint dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah di tahun depan, menurut saya makin baik, makin jelas dan memberikan harapan baru bagi kita semuanya,” ujar SBY.

Menurut SBY, pemerintah memang masih menghadapi tantangan besar dari dalam negeri dan faktor internasional. Namun sejumlah agenda yang dirancang dinilainya telah menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Agenda tersebut mencakup menjaga pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.

6 Persen Ambisius, Tapi Pernah Terbukti

Target pertumbuhan ekonomi 6 persen menjadi fokus perhatian SBY. Ia mengakui angka tersebut cukup tinggi dan ambisius. Namun, SBY tegas menegaskan: target itu bukan sesuatu yang mustahil dicapai.

“Saya tahu sasaran pertumbuhan ekonomi misalkan 6%, itu cukup tinggi, ambisius. Meskipun ambisius tidak berarti tidak bisa dicapai,” katanya.

SBY kemudian menghubungkan target tersebut dengan pengalaman pribadinya memimpin Indonesia selama satu dekade. Pada masa pemerintahannya, pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai sekitar 6 persen. Pencapaian itu memberikan dampak positif terhadap sejumlah indikator ekonomi dan sosial.

Dengan merujuk pada pengalaman historis itu, SBY seolah memberikan pesan bahwa target 6 persen bukan hanya mimpi. Angka tersebut telah terbukti dapat dicapai dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional ketika konsistensi dan disiplin fiscal terjaga.

Respons SBY terhadap target pertumbuhan ekonomi Prabowo mencerminkan pandangan seorang mantan pemimpin yang mengerti kompleksitas perekonomian nasional. Meskipun ambisius, pencapaian pertumbuhan 6 persen memerlukan strategi yang tepat, fokus pada investasi infrastruktur, dan pengelolaan sumber daya manusia yang optimal — faktor-faktor yang SBY sendiri implementasikan dalam dekadanya memimpin.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda