Kamis, 20 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Android 13 reMarkable Paper Pro: Upgrade Aneh tapi Berguna

Android 13 reMarkable Paper Pro dengan stylus dan keyboard
Android 13 reMarkable Paper Pro dipasang lewat port buatan YouTuber Chalid Raqami, membuka akses aplikasi dan keyboard Bluetooth. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Android 13 reMarkable Paper Pro kini bisa dijalankan di tablet e-ink itu berkat port buatan YouTuber Chalid Raqami, meski hasilnya belum mulus. Yang menarik, port ini justru membuka beberapa fungsi yang sejak awal tak tersedia di sistem bawaan perangkat.

Bahan dari TechRadar menyebut port tersebut belum sempurna, tapi sudah cukup untuk menunjukkan arah baru buat reMarkable Paper Pro. Tablet yang pada 2024 sempat dipuji karena layar warna e-ink besar, respons menulis yang cepat, dan sistem yang minim distraksi itu ternyata masih punya ruang untuk ditambal dengan Android 13.

Android 13 reMarkable Paper Pro membuka fungsi yang hilang

Chalid Raqami membuat reMarkable Paper Pro bisa menjalankan Android 13 tanpa meninggalkan sistem asli sepenuhnya. Dari laporan TechRadar, pengguna bisa memakai keyboard Bluetooth pihak ketiga, membuka aplikasi seperti Kindle dan Microsoft OneNote, serta memakai stylus di OneNote.

Yang paling praktis, Android 13 dan OS asli bisa dipindah dengan menekan tombol. Bagi perangkat yang sejak awal dirancang untuk fokus menulis, kemampuan seperti ini terasa besar. Tidak lagi harus memilih satu sistem untuk selamanya.

Port itu juga menjawab salah satu kelemahan utama reMarkable Paper Pro: sistem Linux tertutup bawaan pabrik memang menjaga layar tetap bersih dari gangguan, tetapi banyak aplikasi penting tidak punya versi untuk tablet ini. Android 13 jadi jalan pintas yang sangat jelas. Bukan elegan. Tapi berguna.

Kendala teknis masih terasa di Android 13 reMarkable Paper Pro

Masalahnya, reMarkable Paper Pro tidak dibuat untuk Android. TechRadar mencatat perangkat ini hanya dibekali RAM 2GB dan prosesor empat inti yang sederhana. Raqami mengatakan ia menghabiskan banyak waktu untuk mengoptimalkan build supaya tablet itu tidak terasa terlalu lambat.

Hasil akhirnya masih jauh dari sempurna. Pengalaman pakai tetap terasa lag dan sedikit glitchy di beberapa titik, termasuk perubahan warna yang muncul-hilang saat pengguna menggulir perpustakaan Kindle. Raqami juga mengakui sistem itu belum stabil seperti rilis Android resmi.

Tapi justru di situ letak ceritanya. Port ini bukan sekadar eksperimen iseng. Ia menunjukkan bahwa perangkat yang terlihat “tertutup” masih bisa dipaksa menjadi jauh lebih lentur, selama ada pengembang yang mau mengutak-atik batasnya.

Kenapa port ini penting bagi pengguna tablet e-ink

Buat pasar pembaca elektronik dan tablet menulis, kabar ini punya dampak yang lumayan nyata. Pengguna yang selama ini mengandalkan perangkat e-ink biasanya harus menerima kompromi: nyaman untuk membaca dan menulis, tetapi miskin aplikasi. Port Android 13 reMarkable Paper Pro memperlihatkan bahwa kompromi itu bisa diperkecil, walau belum hilang.

Artinya, pembeli tidak lagi terpaku pada ekosistem bawaan pabrikan. Jika port semacam ini kelak rilis lebih luas, pilihan aplikasi bisa melebar tanpa harus membeli perangkat baru. Di sisi lain, perangkat lama pun bisa terasa lebih hidup karena fungsinya bertambah tanpa ganti hardware.

Raqami sendiri mengatakan ia ingin merilis versi port yang lebih mudah dipasang, bukan sekadar hasil eksperimen yang harus direplikasi manual. Untuk saat ini, ia masih perlu menyempurnakan paket instalasinya sebelum bisa dirilis untuk publik.

Rencana rilis masih belum final

TechRadar menulis bahwa Raqami juga membuka kemungkinan bagi penguji awal untuk membantu menyempurnakan port Android 13 itu sebelum peluncuran. Namun, waktu pastinya belum dipastikan. Jadi, untuk sementara, port ini masih berada di jalur pengembangan.

Sambil menunggu versi yang lebih rapi, TechRadar menyebut alternatif lain bernama Onyx Boox Go 7. Perangkat itu memang tidak berwarna, tetapi sudah membawa dukungan Android penuh dari awal. Tidak perlu bongkar-pasang sistem. Tidak perlu kerja ekstra.

Di titik ini, Android 13 reMarkable Paper Pro jadi semacam contoh menarik tentang bagaimana komunitas bisa mendorong perangkat melampaui batas pabriknya. Dan dari laporan TechRadar, eksperimen itu belum berhenti—karena versi yang lebih mudah dipasang masih ingin disiapkan oleh Raqami sebelum dibuka ke publik.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 20 Agustus 2026: Klaim Pack & Coins Gratis