Kamis, 20 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Kasus opium Delhi: Mantan pegulat nasional ditangkap

Kasus opium Delhi menyeret mantan pegulat nasional
Kasus opium Delhi memicu sorotan setelah Amit Sheoran ditangkap polisi setempat. (Ilustrasi: AI)

DELHI — Kasus opium Delhi kembali mencuri perhatian setelah polisi Delhi menangkap Amit Sheoran, mantan pegulat tingkat nasional yang disebut sudah tiga tahun buron dari tuduhan penyelundupan opium. Penangkapan ini terjadi di tengah sorotan atas pengakuannya bahwa sesama pegulat memakai opium untuk membantu latihan.

Nama Sheoran ikut menguat setelah seorang pemasok lain yang juga sudah ditangkap mengidentifikasinya sebagai sosok kunci. Bagi aparat, ini bukan sekadar penangkapan satu orang. Ada pola yang lebih besar di belakangnya. Dan itu belum selesai.

Kasus opium Delhi dan posisi Amit Sheoran

Dalam bahan sumber, Delhi Police menyebut Sheoran sebagai mantan pegulat nasional yang menjadi target pencarian selama tiga tahun. Statusnya sebagai buronan membuat penangkapan ini punya bobot lebih besar dibanding sekadar penangkapan pelaku biasa. Polisi menutup satu celah, tapi jaringan yang lebih luas masih menjadi pekerjaan rumah.

Di titik ini, yang menarik bukan hanya status Sheoran sebagai atlet, melainkan dugaan perannya di jalur distribusi opium. Ketika seorang figur dari dunia olahraga terseret ke tuduhan seperti ini, perhatian publik otomatis bergeser ke pertanyaan yang lebih berat: seberapa dekat pertemuan antara lingkungan olahraga, konsumsi zat terlarang, dan jaringan pasokannya.

Klaim soal akhadas memantik kontroversi

Sheoran juga memicu kontroversi lewat klaim bahwa para pegulat memakai opium untuk meningkatkan upaya latihan di akhadas. Klaim itu membuat kasus ini melebar dari sekadar urusan penegakan hukum menjadi perdebatan soal budaya latihan, tekanan fisik, dan kebiasaan yang mungkin tumbuh di balik arena gulat tradisional.

Bagi dunia olahraga, tuduhan seperti itu sensitif. Soalnya, ia menyentuh reputasi tempat latihan, relasi antaratlet, dan cara publik memandang disiplin yang selama ini dilekatkan pada olahraga gulat. Kalau pernyataan itu terus berkembang, yang terdampak bukan cuma nama satu orang, tapi juga kepercayaan pada lingkungan latihan yang disebut dalam bahan sumber.

Kenapa kasus ini penting

Kasus opium Delhi memperlihatkan bahwa penanganan kejahatan terorganisasi sering kali tidak berhenti pada satu penangkapan. Identifikasi Sheoran oleh seorang pemasok yang lebih dulu ditangkap memberi petunjuk bahwa penyidik tengah merangkai peran-peran di dalam jaringan. Dari situ, polisi bisa bergerak untuk membaca siapa menyuplai, siapa menghubungkan, dan siapa yang berada di puncak.

Untuk publik, kasus ini penting karena menyatukan dua wilayah yang jarang berdiri berdekatan di pemberitaan sehari-hari: olahraga dan narkotika. Jika dugaan penyalahgunaan opium memang pernah terjadi di lingkungan latihan seperti yang diklaim Sheoran, dampaknya bisa jauh menjalar.

Kepercayaan pada pembinaan atlet terganggu. Reputasi akhadas ikut terbebani. Dan aparat mendapat tekanan untuk membuktikan sejauh mana jaringan ini bekerja.

Di level yang lebih luas, penangkapan ini menambah daftar pertempuran polisi Delhi melawan organised crime di kawasan itu. Satu nama sudah diamankan. Pertanyaan berikutnya bergerak ke jaringan di belakangnya. Polisi belum berhenti di situ.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda