4. UNTR – United Tractors Tbk
PT United Tractors Tbk (UNTR), anak usaha ADRO, juga menerima efek positif dari kenaikan harga batubara. Selain itu, proyek-proyek infrastruktur pemerintah yang terus berjalan menjadi pendorong kinerja perusahaan di sektor Alat Berat & Tambang. Secara teknikal, chart UNTR mulai menunjukkan sinyal breakout dari area konsolidasi, cocok untuk investor yang mencari eksposur ke sektor tambang.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Sektor | Alat Berat & Tambang |
| Alasan | Anak usaha ADRO, proyek infrastruktur pemerintah, chart mulai breakout |
| Analisa Teknikal | Support: 23.500, Resistance: 24.200, Target: 24.500 – 24.800 |
| Cocok untuk | Investor yang cari eksposur sektor tambang |
5. TLKM – Telkom Indonesia Tbk
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) adalah saham defensif di sektor telekomunikasi yang rutin membagikan dividen. Bisnis data dan 5G perusahaan terus bertumbuh, sementara harga sahamnya saat ini dianggap relatif murah, di bawah Rp3.500 per lembar. TLKM menarik bagi investor pemula yang mencari penghasilan pasif.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Sektor | Telekomunikasi |
| Alasan | Saham defensif, dividen rutin, bisnis data & 5G bertumbuh, harga murah |
| Analisa Teknikal | Support: 3.300, Resistance: 3.450, Target: 3.500 – 3.550 |
| Cocok untuk | Investor pemula & pasif income |
Strategi Trading di Tengah Penguatan IHSG
Dengan IHSG yang menguat ke 6.535, investor dapat mempertimbangkan beberapa strategi. Untuk scalping, saham-saham LQ45 dengan volatilitas tinggi seperti ADRO dan UNTR bisa menjadi pilihan. Sementara itu, untuk swing trading dalam rentang 1-2 minggu, BBCA dan BMRI menarik dicermati saat terjadi koreksi ke area support. Bagi investor jangka panjang, TLKM dan BBCA bisa dikumpulkan secara bertahap di harga bawah. Penting untuk selalu menerapkan manajemen risiko, dengan alokasi maksimal 20% per saham untuk menghindari kerugian signifikan.
Sektor dan Saham yang Perlu Diwaspadai
Di samping peluang, ada pula beberapa area yang memerlukan kehati-hatian. Saham-saham yang tergolong ‘gorengan’ dengan volatilitas tinggi sebaiknya dihindari oleh investor pemula. Demikian pula saham yang baru saja mengalami Auto Reject Bawah (ARB); lebih baik menunggu konfirmasi reversal sebelum mengambil posisi. Sektor teknologi secara umum masih rawan koreksi, sehingga perlu analisis lebih mendalam jika ingin masuk.
Investor yang ingin memasuki pasar saham hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, bisa memanfaatkan penguatan IHSG di level 6.535. Peluang potensial terdapat pada sektor perbankan seperti BBCA dan BMRI, serta sektor energi seperti ADRO dan UNTR. Sementara itu, TLKM tetap menjadi pilihan menarik untuk koleksi jangka panjang, ditopang oleh fundamental dan dividen yang stabil. Perhatikan selalu level support dan resistance, serta disiplin dalam menerapkan stop loss untuk mengelola risiko investasi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.