Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Drone Liar di Bandara Tan Son Nhat Picu Rugi Rp37,8 Miliar

Drone Liar di Bandara Tan Son Nhat Picu Rugi Rp37,8 Miliar
Drone Liar di Bandara Tan Son Nhat Picu Rugi Rp37,8 Miliar

HO CHI MINH — Ruang udara steril di Bandara Tan Son Nhat kembali terganggu oleh aktivitas ilegal pesawat tanpa awak atau drone liar. Masuknya gawai terbang tersebut memaksa bandara tersibuk di Vietnam ini menghentikan operasional penerbangan sementara waktu dan memicu kerugian finansial yang masif.

Gangguan keamanan ini langsung berdampak pada jadwal penerbangan domestik dan internasional. Belasan pesawat terpaksa berputar-putar di udara (holding pattern) menunggu izin mendarat, sementara sebagian lainnya tertahan di landasan pacu hingga memicu penumpukan penumpang di terminal keberangkatan.

Kerugian Fantastis Akibat Drone Liar

Deputi Direktur Jenderal Airports Corporation of Vietnam (ACV), To Tu Ha, mengungkapkan bahwa sektor penerbangan nasional telah mencatat 28 insiden terkait drone sepanjang tahun lalu. Kasus paling serius melanda Bandara Tan Son Nhat pada 11 Agustus lalu, di mana drone memasuki kawasan operasional bandara sebanyak dua kali dalam satu hari.

Akibat insiden tersebut, pihak otoritas terpaksa membekukan seluruh aktivitas penerbangan selama kurang lebih dua jam. Pemulihan jadwal penerbangan secara normal bahkan membutuhkan waktu hingga setengah hari.

Kerugian awal akibat kekacauan jadwal ini ditaksir mencapai VND 60 miliar atau setara Rp37,8 miliar (USD 2,3 juta). Angka ini diproyeksikan masih bisa membengkak karena belum menghitung kerugian maskapai.

Kerugian Langsung: Rp37,8 Miliar Biaya Avtur Tambahan (Estimasi)

“Estimasi kerugian VND 60 miliar itu baru perhitungan awal. Angka tersebut belum mencakup biaya tambahan yang harus ditanggung maskapai penerbangan akibat durasi terbang yang lebih lama, konsumsi bahan bakar ekstra, serta penurunan utilisasi pesawat,” ujar To Tu Ha dalam seminar penerbangan di Vietnam, seperti dilansir media lokal Tuoi Tre.

Sulit Dideteksi Secara Visual

Upaya penertiban di lapangan menghadapi kendala teknis yang besar. Selama ini, kru darat di bandara masih sangat bergantung pada pengamatan visual manual menggunakan teropong untuk melacak objek terbang berukuran kecil.

Kondisi ini diperparah oleh minimnya rambu peringatan di sekitar kawasan pemukiman padat yang mengelilingi bandara. Banyak warga lokal membeli drone kamera untuk rekreasi tanpa memahami adanya aturan zona bebas terbang yang ketat.

Guna mengatasi ancaman ini, Kementerian Keamanan Publik Vietnam mulai menguji coba dua sistem pengawasan dan peringatan dini drone generasi baru di Bandara Tan Son Nhat sejak 21 Agustus. Sistem ini diharapkan mampu mendeteksi secara otomatis dan melacak posisi operator drone ilegal secara presisi demi menjaga keselamatan ratusan penerbangan setiap harinya.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 22 Agustus 2026: Cara Cek NIK KTP Online