Minggu, 23 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Obesitas Jadi Pasar Menggiurkan, BPOM-Novo Nordisk Ingatkan Bahaya Pelangsing Instan

Pelangsing instan dan peringatan bahaya obesitas
BPOM dan Novo Nordisk mengingatkan risiko pelangsing instan di tengah naiknya minat penanganan obesitas. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — pelangsing instan sedang ikut menumpang pada naiknya perhatian terhadap obesitas. Di saat orang mencari hasil cepat, BPOM, Novo Nordisk, dan dokter gizi justru mengingatkan bahwa produk penurun berat badan yang tidak jelas keamanan dan izin edarnya bisa membawa risiko kesehatan yang serius.

Pesan itu mengemuka dalam Health Corner bertema Kelola Obesitas Secara Aman, Waspada Produk Obat Abal-abal, yang dikutip pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Masalahnya bukan cuma soal bentuk tubuh. Cara menurunkan berat badan yang terlalu ekstrem juga bisa menyesatkan, apalagi kalau seseorang tergoda promosi di platform daring atau media sosial.

Pelangsing instan, diet ekstrem, dan janji hasil cepat

Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Brawijaya, dr Prinindita Artiara Dewi, menyoroti kebiasaan diet yang terlalu membatasi makan. Ia memberi contoh pola seperti hanya makan sekali sehari atau sengaja menghindari karbohidrat sepenuhnya dan hanya memilih protein.

“Misalnya satu kali makan sehari atau memilih-milih makanannya. Jadi tidak mau makan karbohidrat sama sekali, hanya makan protein saja misalnya contohnya seperti itu,” ujar dr Prinindita dalam Health Corner bertema “Kelola Obesitas Secara Aman, Waspada Produk Obat Abal-abal” dikutip pada Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, pendekatan seperti itu bukan jalan yang tepat untuk menurunkan berat badan. Tubuh tetap membutuhkan karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral. Kebutuhan energi dan protein tiap orang pun berbeda, sehingga pola makan perlu disusun secara individual, bukan ikut-ikutan tren yang beredar di internet.

Ini penting. Soalnya, ketika orang mengejar hasil cepat, yang dikorbankan sering kali bukan cuma kenyamanan makan, tapi juga pemahaman soal kebutuhan tubuh sendiri. Di titik ini, pelangsing instan terlihat menarik karena sederhana, padahal penanganan obesitas tidak sesederhana klaim di iklan.

Obesitas bukan soal kurang disiplin semata

Associate Director Medical & Regulatory Novo Nordisk Indonesia, dr Riyanny Meisha Tarliman, menegaskan bahwa obesitas tidak semata-mata muncul karena kurang disiplin menjaga pola makan dan aktivitas fisik. Ia menyebut obesitas sebagai penyakit kronis dengan banyak faktor yang saling terkait.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 22 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir