Nama-nama besar industri musik Tanah Air ikut hadir dalam proses produksi. Republika menyebut Yura Yunita, PADI Reborn, Eross Candra, Joey Penny, Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, Alicia Hartono, hingga Yuyun Arfah terlibat di dalamnya. Di bawah pengarah musik Elwin Hendrijanto dan konduktor Avip Priatna, lapisan pop, orkestra, dan musik tradisi dipadukan menjadi satu bunyi yang utuh.
Kenapa Cahaya Hati penting untuk penonton
Di balik lagu itu, tersimpan pesan yang dekat dengan banyak orang. Vice President Director & Deputy CEO iForte sekaligus penulis lirik Cahaya Hati, Silvi Liswanda, mengatakan karya ini lahir dari upaya menerjemahkan keteguhan figur legendaris ke dalam konteks masa kini. Ia tak ingin lagu itu berhenti sebagai pelengkap panggung.
“Kami tidak ingin ‘Cahaya Hati’ hanya menjadi lagu untuk sebuah pertunjukan. Lagu ini lahir dari semangat keberanian, keteguhan hati, pengorbanan, dan harapan yang diwakili sosok Srikandi, tetapi pihaknya ingin nilai-nilai tersebut tetap terasa dekat dengan kehidupan saat ini,” kata Silvi.
Dampaknya terasa langsung bagi penonton dan industri pertunjukan. Buat penikmat musik, lagu ini menawarkan satu pintu untuk masuk ke cerita yang lebih besar.
Buat industri, produksi seperti ini menunjukkan bahwa panggung Indonesia bisa menggabungkan musik pop, tradisi, paduan suara, orkestra, dan koreografi skala besar tanpa kehilangan identitas. Dan buat Pagelaran Sabang Merauke sendiri, kehadiran lagu baru memberi energi baru menjelang hari pementasan.
Presiden Direktur dan CEO iForte & Protelindo Group, F Aming Santoso, juga menegaskan peran musik dalam membangun suasana. Menurut dia, musik punya kemampuan menyampaikan emosi bahkan sebelum dialog dimulai.
“Pada tahun ini masyarakat untuk pertama kalinya dapat mendengarkan Cahaya Hati, namun yang mereka saksikan hari ini hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan pengalaman musikal yang akan hadir dalam pertunjukan kolosal spektakuler Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya: Hikayat Srikandi Nusantara,” ujarnya di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Kalimat itu sekaligus jadi penanda bahwa latihan terbuka kemarin baru permulaan. Panggung utamanya masih menunggu, dan Cahaya Hati sudah lebih dulu membuka jalan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.