Namun, kedatangan aparat tidak membuat nyali Kim dan Kang menciut. Begitu sampai di depan lokasi, Kim nekat merebut tongkat karet milik salah satu petugas patroli. Dengan senjata itu, Kim dan Kang menerobos masuk ke dalam ruangan dan segera mengunci pintu dari dalam.
Suasana di dalam ruangan berubah menjadi medan pertempuran yang brutal. Kim diduga menggunakan silinder logam berisi nitrous oxide yang kebetulan ada di ruangan tersebut untuk menghantam kepala pemilik restoran hingga tersungkur ke lantai.
Saat petugas akhirnya berhasil mendobrak pintu ruangan, pemilik restoran sudah kehilangan nyawa. Sementara itu, manajer restoran mengalami luka parah. Ia dilarikan ke rumah sakit dan berhasil selamat, meski tim medis mencatat tingkat cedera permanennya mencapai 87 persen.
Kini, pihak keluarga korban menuntut keadilan. Kuasa hukum dari pemilik restoran yang tewas mengajukan tuntutan kompensasi sebesar lebih dari 5,2 miliar VND atau setara 198.900 dolar AS. Sementara itu, manajer restoran menuntut ganti rugi sebesar 3,1 miliar VND atau sekitar 118.500 dolar AS atas penderitaan fisik yang dialaminya.
Sebagai itikad baik, keluarga kedua terdakwa mulai melakukan pembayaran awal untuk ganti rugi. Keluarga Kim telah menyetor 400 juta VND, sedangkan keluarga Kang memberikan 120 juta VND kepada pihak korban.
Meski pembayaran ini telah dilakukan, hakim tetap harus memutuskan nasib keduanya dalam sidang mendatang yang akan menentukan apakah mereka layak mendapatkan hukuman mati atau keringanan hukuman lain.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.