Senin, 24 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Sinestro di Lanterns: Mantan Mentor Hal Jordan yang Ditakuti

Sinestro di Lanterns di sel penjara luar angkasa
Sinestro di Lanterns muncul sebagai mantan mentor Hal Jordan yang kini dipenjara. (Ilustrasi: AI)

Ia bisa membentuk konstruksi energi dengan kendali atas rasa takut, terbang, memperkuat fisik, memulihkan sel secara terbatas, dan menanamkan ketakutan pada lawan. Itulah yang membuat Sinestro bukan sekadar penjahat biasa. Ia memadukan otak, pengalaman, dan simbol teror. Kalau Green Lantern mengandalkan kehendak, Sinestro memeras celah paling gelap dari lawannya.

Lalu ia melangkah lebih jauh lagi. Sinestro tidak puas hanya sebagai satu-satunya Yellow Lantern. Ia membentuk Sinestro Corps, atau Yellow Lantern Corps, yang diperkenalkan Geoff Johns dan Ethan Van Sciver pada Mei 2006 lewat Green Lantern vol. 4 #10. Dari sana, ancamannya meluas. Bukan lagi satu tokoh. Tapi jaringan ketakutan.

Ulrich Thomsen dan adegan pertemuan dengan Hal Jordan

Di serial DC Universe ini, Sinestro dimainkan Ulrich Thomsen. Aktor asal Denmark itu lebih dikenal di negaranya, namun juga muncul di sejumlah produksi berbahasa Inggris seperti Hitman, Kingdom of Heaven, dan The World Is Not Enough. Di layar kecil, ia pernah tampil dalam Banshee, The Blacklist, dan The New Pope.

Episode 2 Lanterns memperlihatkan Hal Jordan mendatangi penjara keamanan maksimum tempat Sinestro ditahan sejak dikalahkan Jordan. Setelah John Stewart memberi tahu Jordan soal Manhunters, Jordan mengenakan kostum Green Lantern dan terbang ke penjara luar angkasa itu.

Di selnya, Sinestro menjawab pertanyaan Jordan dengan nada yang tetap dingin, lalu menyebut bahwa jika memang ada Manhunter yang bersembunyi di Bumi, Jordan dan Stewart sedang berhadapan dengan salah satu makhluk paling berbahaya di galaksi.

Adegan itu penting karena memberi bobot pada kasus yang sedang diselidiki Jordan dan Stewart. Ancaman Manhunters tiba-tiba tidak terasa kecil lagi. Serial ini juga menunjukkan bagaimana pengetahuan masa lalu bisa jadi senjata. Sinestro tidak perlu keluar sel untuk membuat situasi makin rumit.

Cukup satu percakapan, dan penonton sudah paham bahwa pengalaman Jordan dengan mantan mentornya masih akan memengaruhi arah cerita.

Soalnya, kehadiran Sinestro di Lanterns bukan sekadar fan service untuk pembaca komik. Ia menjadi ukuran seberapa luas dunia yang sedang dibangun serial ini. Begitu nama Sinestro masuk, taruhannya ikut naik.

Konflik Jordan dan Stewart tidak lagi berdiri sendiri, melainkan tersambung ke sejarah panjang Green Lantern Corps, Guardians of the Universe, dan perang yang belum selesai di sudut lain galaksi.

Episode 2 pun menutup pertemuan itu dengan pertanyaan yang sengaja dibiarkan menggantung: seberapa besar peran Sinestro dalam misteri Manhunters, dan seberapa jauh pengaruhnya masih menjalar dari balik jeruji?

Jawaban lengkapnya belum dibuka di episode itu. Tapi dari cara serial ini menempatkan Thaal Sinestro, jelas bahwa ia dipakai sebagai kunci untuk menambah tekanan pada perjalanan Hal Jordan, John Stewart, dan seluruh ancaman yang mulai mengelilingi Bumi.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 24 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir