Inter Miami kembali terpeleset. Tampil di Nu Stadium, Florida, Minggu, 23 Agustus 2026, tim Lionel Messi kalah 1-2 dari Toronto FC, meski sang megabintang sempat mencetak gol balasan di menit-menit akhir.
Hasil ini terasa berat karena Inter Miami sempat punya kendali bola, tapi gagal mengubahnya menjadi ancaman yang konsisten. Toronto datang dengan rencana yang rapi. Mereka menutup ruang, disiplin saat bertahan, lalu menghukum tuan rumah ketika celah terbuka.
Toronto memukul lewat dua gol cepat
Kemenangan Toronto lahir dari babak kedua yang efisien. Josh Sargent membuka keunggulan, lalu Derrick Etienne Jr. menambah satu gol lagi hanya dalam rentang tiga menit. Cepat. Tajam. Inter Miami sempat panik.
Lionel Messi kemudian memperkecil ketertinggalan delapan menit sebelum waktu normal habis. Ia menyelesaikan umpan terobosan Rodrigo De Paul dengan sentuhan pertama yang bersih. Tapi itu hanya memperkecil jarak, bukan menyelamatkan laga. Serangan akhir Inter Miami tak cukup untuk memaksa skor sama kuat.
Absennya Messi tetap terasa pada alur permainan
Menariknya, Messi juga masuk pertandingan ini dengan situasi khusus. Ia sebelumnya tak bisa tampil dalam laga yang sama, karena menerima sanksi. Dampaknya terasa pada Inter Miami: kreativitas serangan mereka tidak semengalir biasanya, walau penguasaan bola tetap ada.
Toronto membaca keadaan itu dengan baik. Mereka menahan tekanan, menjaga struktur pertahanan, lalu bergerak efektif saat mendapat peluang serangan. Inter Miami terlihat kesulitan menemukan ritme terbaik, terutama saat harus membongkar blok pertahanan lawan. Bola memang beredar. Tapi tumpul di sepertiga akhir.
Tren negatif Inter Miami belum putus
Kekalahan ini memperpanjang rangkaian hasil buruk Inter Miami. Tim asuhan Guillermo Hoyos kini tidak menang dalam lima laga beruntun di semua ajang, dengan catatan empat kekalahan dan satu imbang. Di MLS, mereka juga menelan dua kekalahan dan sekali seri, sementara di Leagues Cup mereka menambah dua kekalahan lain. Kemenangan terakhir Inter Miami tercatat saat menaklukkan Chicago Fire 3-2 pada 23 Juli 2026.
Hoyos pun tidak menutupi situasi timnya. Ia menegaskan siap bertanggung jawab penuh atas hasil yang terus merugikan Inter Miami. “Saat ini, kami menghadapi kesulitan dengan hasil yang belum pernah kami alami sebelumnya,” ujarnya, seraya mengakui kondisi itu ikut memengaruhi pola pikir pemain di lapangan.
Meski kalah, Messi masih menambah koleksi gol musim ini menjadi 14. Ia juga mencetak gol dalam dua laga beruntun setelah sebelumnya menjebol gawang Philadelphia Union. Namun angka itu belum cukup menahan laju Toronto. Dan Inter Miami, untuk saat ini, masih mencari jawaban.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.