Jumat, 28 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

FAA Pecat Dua Pengatur Lalu Lintas Udara Usai Insiden LaGuardia

FAA pecat pengatur lalu lintas udara usai insiden LaGuardia
FAA mengambil langkah memecat dua pengatur lalu lintas udara setelah insiden di LaGuardia. (Ilustrasi: AI)

NEW YORK — FAA pecat pengatur lalu lintas udara yang ditentukan telah meninggalkan shift mereka lebih awal sebelum sebuah pesawat Air Canada Express bertabrakan dengan mobil pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia, New York, pada Maret.

Menurut orang-orang yang mengetahui perkara ini, badan penerbangan federal Amerika Serikat itu kini mengambil langkah untuk memecat dua pengatur yang disebut meninggalkan tugas sebelum insiden fatal tersebut terjadi. Nama mereka tidak diungkap karena sumber meminta anonimitas.

Langkah FAA dan dorongan Gedung Putih

Keputusan itu tidak berdiri sendiri. Sumber yang sama menyebut langkah FAA sejalan dengan dorongan yang lebih luas dari pemerintahan Trump untuk menindak pengatur lalu lintas udara yang meninggalkan shift lebih awal atau menyalahgunakan cuti sakit.

Kalimatnya sederhana. Tapi dampaknya besar.

Dalam dunia penerbangan, jam kerja bukan sekadar administrasi. Satu pergantian shift yang tak beres bisa ikut menyeret banyak pihak, mulai dari operator menara, petugas lapangan, sampai maskapai yang tengah menjalankan jadwal terbang. Karena itu, isu kedisiplinan petugas lalu lintas udara langsung bersentuhan dengan keselamatan operasi penerbangan secara keseluruhan.

Kenapa insiden ini jadi perhatian

Kasus di LaGuardia mencuat karena melibatkan tabrakan antara pesawat Air Canada Express dan mobil pemadam kebakaran. Bahan sumber tidak memerinci siapa saja yang terdampak, namun peristiwa itu cukup serius sampai memicu langkah disipliner terhadap dua petugas yang bertugas mengatur lalu lintas udara.

Bagi industri penerbangan, langkah FAA bisa dibaca sebagai sinyal keras. Badan itu tampak ingin menegaskan bahwa pelanggaran jadwal kerja di posisi sepenting pengatur lalu lintas udara tidak akan diperlakukan ringan.

Di sisi lain, ini juga menunjukkan tekanan yang lebih besar pada sistem pengawasan internal, terutama saat satu keputusan di menara kendali bisa berhubungan langsung dengan keselamatan di landasan.

Untuk publik, kabar ini mengingatkan bahwa rantai keselamatan penerbangan tidak hanya ditentukan oleh pesawat dan cuaca. Ada manusia di balik layar yang memegang kendali penuh atas arus pergerakan di bandara. Ketika disiplin kerja dipersoalkan, pertanyaannya ikut melebar ke satu hal yang paling mendasar: seberapa ketat sistem penerbangan AS menjaga akuntabilitas para pengendalinya.

Arah berikutnya untuk FAA

Langkah pemecatan ini menunjukkan FAA memilih jalur tegas di tengah sorotan terhadap perilaku kerja pengatur lalu lintas udara. Sumber tidak menyebut kapan keputusan final akan diumumkan, tetapi arah kebijakannya sudah terlihat: penegakan disiplin akan jadi pesan utama.

Jika langkah itu berlanjut, FAA tampaknya ingin memastikan bahwa insiden seperti di LaGuardia tidak hanya berhenti sebagai kecelakaan, melainkan juga sebagai titik tekanan baru terhadap budaya kerja di sistem pengawasan penerbangan Amerika Serikat.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda