WASHINGTON — keamanan anak online kembali jadi tekanan besar untuk industri media sosial setelah Meta setuju membayar up to $18bn untuk menyelesaikan gugatan dari 48 negara bagian AS, District of Columbia, dan tiga US territories. Langkah itu memicu desakan baru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa agar reformasi platform tidak berhenti di Meta saja.
UN high commissioner for human rights Volker Türk mengatakan pemerintah harus bergerak lebih cepat dan tidak menunggu pengadilan atau perusahaan. Ia menegaskan, Children should not have to wait for a lawsuit to be safe online. Pesan itu mengarah ke satu hal yang sangat jelas: desain platform ikut menentukan apakah anak aman saat memakai media sosial.
Meta diminta jadi titik awal, bukan akhir
Dalam pernyataannya, Türk menyebut perubahan yang diajukan Meta sejalan dengan dorongan kantornya selama ini. Perubahan itu mencakup batas waktu penggunaan dan kontrol supervisi orang tua. Tapi ia juga memberi catatan bahwa pekerjaan ini belum selesai. “but we’re not there yet”, katanya.
Di sisi lain, Meta menyebut perubahan yang mereka ajukan baru akan benar-benar efektif jika seluruh pesaing ikut bergerak. Perusahaan itu, menurut bahan sumber, juga mendorong TikTok dan YouTube untuk menerapkan fitur keamanan serupa. Artinya, Meta tidak ingin beban reformasi berhenti di satu platform saja.
California Attorney General Rob Bonta, yang mewakili salah satu negara bagian utama dalam gugatan terhadap Meta, ikut menekan arah yang sama. Ia mengatakan ingin memastikan TikTok mengadopsi langkah serupa dengan Meta.
Kepada CNBC, Bonta juga bilang ia tertarik berbicara dengan TikTok dan YouTube, sementara TikTok disebut tertarik berbicara dengan pihaknya. Snap juga telah dikomunikasikan, dan Bonta memperingatkan bahwa ia siap mengambil langkah tambahan bila platform-platform itu tidak bergerak sukarela.
Apa yang berubah dari kesepakatan Meta
Kesepakatan yang diumumkan pada Selasa itu membuat Meta berjanji menambah berbagai perlindungan anak di platformnya. Rincian dari bahan sumber menyebut ada pembatasan waktu scroll untuk remaja, pemantauan orang tua, serta langkah lain yang dikaitkan dengan desain platform yang lebih aman. Meta juga tidak mengakui melakukan kesalahan dalam kesepakatan tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.