Kamis, 10 September 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

2 Jet Tempur Su-35 Rusia Tabrakan di Langit Kursk, Salah Satu Pilot Tewas

Jet tempur Su-35 Rusia di landasan terbang, wilayah Kursk
Jet tempur multiperan Su-35 Rusia bertabrakan di langit Kursk pada 7 September 2026. (. (Ilustrasi: AI)

Kompleksitas di Udara Kursk

Wilayah Kursk sendiri bukan area terbang biasa. Sejak perang berkecamuk, kawasan perbatasan ini menjadi zona dengan intensitas aktivitas militer yang luar biasa tinggi. Puluhan, bahkan ratusan sorti pesawat tempur melintasi langit tersebut setiap harinya.

Tekanan untuk terus siaga tinggi membuat beban kerja pilot meningkat drastis, meningkatkan risiko kesalahan manusia di tengah situasi yang serba cepat.

Para pengamat militer menyebut, insiden di Kursk menjadi potret nyata betapa berisikonya operasi udara di masa perang.

Tekanan mental akibat ancaman rudal darat-ke-udara dari pihak lawan, ditambah dengan padatnya lalu lintas pesawat kawan di ruang udara yang sempit, menciptakan skenario maut yang bisa menimpa siapa saja.

Pilot Rusia dituntut harus lincah menghindari kejaran musuh, namun di saat yang sama, mereka harus bergelut dengan ancaman tabrakan dengan kawan sendiri.

Kejadian tragis ini memicu pertanyaan mengenai sejauh mana tekanan operasional mempengaruhi kesiapan armada udara Rusia. Dengan keterbatasan jumlah unit jet canggih yang mereka miliki, setiap insiden tabrakan di udara menjadi tamparan keras bagi strategi pertahanan mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi kapan tim investigasi akan merilis penyebab utama kegagalan koordinasi yang menyebabkan dua jet tempur mahal itu saling beradu di angkasa.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda